Raih Gelar Doktor Teknologi Kelautan

6

18 MARET 2017, merupakan momen paling berharga dalam jenjang pendidikan Nursatyo Argo, Ketua Koperasi Tankers. Pada tanggal tersebut, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, mengukuhkan gelar Doktor Teknologi Kelautan kepada Argo. Walau dengan kesibukan yang padat, Argo tetap berjuang tak kenal lelah dan perjuangan selama 13 tahun itu, akhirnya terbayarkan.

“Sebenarnya kalau terdaftar jadi mahasiswa S3 sudah lama yaitu sejak 2004. Namun karena tidak pernah dikejar lagi akibat kesibukan pekerjaan di PT Pertamina (Persero) dan batas studi habis selama 6 tahun,” kata pria kelahiran Yogyakarta 18 Januari 1962 ini.

Akhirnya pada tahun 2011 Argo terdaftar sebagai mahasiswa baru kembali. Dengan semangat baru dan tekat kuat untuk menyelesaikan studi doktor. “Pada tahun 2012 saya diberikan amanah sebagai Corporate Secretary, puji tuhan amanah tersebut dapat saya jalankan hingga Agustus 2015,” ujar peraih First Asean Company Secretary Recognition Award 2013 di Hongkong ini.  Tingginya tanggung jawab yang harus  dijalankan membuat studi S3 sedikit tertunda dari batas seharusnya.  Usai  menjalankan amanah sebagai Corsec, Argo kembali  membaca beberapa buku kendati  belum efektif. Pada 2016, tepatnya bulan April ia memulai start observasi penelitian di Fakultas Teknologi Kelautan ITS.

Argo mengambil tema disertasi tentang pengambilan keputusan strategis investasi tanker melalui pendekatan teori rasionalitas terbatas dan case-based reasoning. Alasannya, karena pengambilan keputusan merupakan hal penting bagi perusahaan. Untuk itu, ia melakukan penelitian ke jajaran direksi serta manajemen perusahaan-perusahaan pelayaran migas. Ada sekitar 21 orang direksi yang diberikan kuesioner serta diwawancarainya. Hasilnya ada 11 poin tentang faktor-faktor yang jadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi tanker. Tidak sampai disitu saja, Argo membuatkan  model pengambilan keputusan investasi tanker yang diberi nama ADeM (Argo Strategic  Decision Making Model for Tanker Investment). Model ADeM tersebut merupakan pengembangan teori kecerdasaan buatan (artificial intelligence) yang ia gabungkan dengan falsafah jawa dalam penelitian disertasinya.

Dengan gelar tertinggi dunia pendidikan itu, Argo berharap ilmunya memberi kontribusi bagi semua pihak, termasuk koperasi.  “Yang utama adalah manajemen, saya berharap bisa diterapkan di Koperasi Tankers. Jadi salah satu temuan dari disertasi saya adalah kelemahan pada proses pendokumentasian keputusan strategis perusahaan dan hal itu umum terjadi di banyak perusahaan. Untuk membangun sistem, seharusnya setiap keputusan strategis yang diambil perusahaan harus didokumentasikan,” pungkasnya.   (Drajat)

Share This:

6 thoughts on “Raih Gelar Doktor Teknologi Kelautan

  1. That is very interesting, You’re a very professional blogger. I have joined your rss feed and look forward to looking for more of your fantastic post. Also, I have shared your website in my social networks!

  2. The other day, while I was at work, my sister stole my iPad and tested to see if it can survive a forty foot drop, just so she can be a youtube sensation. My apple ipad is now broken and she has 83 views. I know this is completely off topic but I had to share it with someone!

Comments are closed.

Next Post

Sosialisasi Dana Bergulir Berlanjut RP 100 Miliar alokasi Dana Bergulir NTT

Rab Apr 5 , 2017
Lembaga Pengelola Dana Bergulir melanjutkan sosialisasinya di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebesar Rp 100 miliar alokasi dana bergulir siap digelontorkan di provinsi  ini. Sebelumnya NTT telah menyerap dana bergulir total sebesar Rp 99,212 miliar. Sosialisasi dan Bimbingan  Teknis yang berlangsung di Hotel SwissBell Inn Kristal itu disesaki ratusan pelaku usaha […]