Produksi Perikanan Kulonprogo Tembus 18.792 Ton Selama 2020

Ilustrasi-Foto: Akurat.

KULONPROGO—Kabupaten Kulonprogo, DI Yogyakarta mencatat kinerja perikanan kinclong selama 2020, yaitu mencapai 18.792 ton. Jumlah ini melampaui target yaitu 16.537 ton atau sekira 113,63 persen.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulonprogo, Sudarna mengungkapkan, peningkatan pihaknya memang manrgetkan meningkatkan produksi perikanan, baik  tangkap maupun budi daya. “Yang kami utamakan adalah perikanan budi daya,” kata Sudarna, Rabu (6/1/21)

Untuk perikanan hasil budi daya, DKP menargetkan produksi 14.387 ton pada 2020, kemudian realisasinya sebanyak 16.666 ton atau 115,84 persen dari target. Sementara untuk perikanan tangkap, dari target 2.150 ton mampu terealisasi 2126 ton atau berkisar 98,86 persen.

Lantaran jumlah produksi perikanan pada 2020 meningkat, target pada tahun 2021 pun naik menjadi 17.154 ton. Jumlah ini terdiri dari perikanan budi daya sebanyak 14.854 ton dan perikanan tangkap 2.300 ton.

Sebagai catatan pada 2019, target produksi perikanan Kabupaten Kulonprogo 15.923 ton dengan realisasi 18.623 ton atau sekira 117, 34 persen.

Hanya saja Kepala Bidang Pembudidayaan Ikan Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo, Leo Handoko mengungkapkan bahwa produksi perikanan di Bumi Menoreh ini masih di dominasi ikan lele.

“Sayangnya konsumsi ikan lele di masyarakat terbilang masih rendah. Solusinya, sebagian besar lele produksi Kulon Progo dijual ke luar daerah,” ujar Leo.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *