Presiden Jokowi Pertanyakan Hasil Subsidi Pupuk

Jokowi-Foto: Sinar Harapan.

JAKARTA—Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian Tahun 2021, Senin (11/1/21) tiba-tiba mempertanyakan hasil dari subsidi pupuk yang cukup besar disediakan pemerintah setiap tahunnya untuk mendukung pembangunan pertanian.  Rapat itu membahas persoalan besar yang kerap terjadi di sektor ini.

Jokowi menyampaikan seingat dia subsidi setiap mencapai Rp33 triliun. Kepala Negara mempertanyakan dampak dari penyaluran subsidi pupuk terhadap negara yang dirasakan belum memberikan kontribusi yang signifikan.

“Hasilnya apakah Produksi melompat naik? Saya tanya kembaliannya (ke negara) apa? Kalau sudah 10 tahun (subsidi pupuk digelontorkan), sudah mencapai Rp330 trilliun. Itu angka yang besar sekali,” ujar Jokowi dengan nada tinggi.

Menurut Jokowi ada yang salah dengan pembangunan pertanian yang selama ini dilakukan dan minta untuk dievaluasi.

Catatan Kementerian Pertanian, pada 2017, subsidi pupuk dianggarkan Rp31,3 Trilliun bagi petani. Sedangkan pada 2018, anggaran subsidi pupuk menurun menjadi Rp28,5Trilliun dan pada  2019 menjadi Rp29 Trilliun serta Rp29.5 Trilliun di 2020.

Sedangkan data dari BPS, sejak 2018 hingga 2020, produksi nasional tanaman pangan naik turun. Contohnya di tahun 2018, data dari BPS menyebutkan produksi nasional padi adalah 59 juta ton, sedangkan di tahun 2019, menurun ke angka 54,6 juta ton. Begitupula pada 2020, memiliki produksi dengan angka sementara 55,16 juta ton.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *