Pilar Pemasaran dan Penyelamatan Bisnis

Meskipun anda tengah pusing memikirkan perusahaan, tetaplah beri pelayanan yang terbaik untuk pelanggan atau konsumen. Memberi pelayanan terbaik dapat mempertahankan pelanggan untuk tetap membeli produk anda.

SESULIT dan seberat apa pun situasi ekonomi, sebuah perusahaan harus tetap beroperasi. Roda bisnis perlu tetap berputar dan memperoleh keuntungan. Nah, apakah anda pernah menjalankan usaha dalam kondisi sangat sulit seperti sekarang? Didera virus corona yang ‘membunuh’ perekonomian, banyak perusahaan didera kesulitan. Mulai menurunnya penjualan, menurunnya produktivitas, hingga mungkin saja sampai harus berakhir dengan kebangkrutan.

Pepatah menyebut “Banyak jalan menuju Roma”. Itu betul adanya. Masih banyak cara untuk mengatasi berbagai masalah yang menghadang. Nasihat klasik “Jalan Lain ke Roma” itu cukup populer dan dapat dijadikan sebagai motivasi. Poinnya adalah: anda perlu semakin tegar dan yakin. Keadaan sulit semestinya mendorong kita untuk kreatif mencari dan menemukan jawaban. dalam menjalankan usaha. Maksimalkan energi dan kemampuan pada diri anda. Itulah tantangan dan seni hidup.

Salah satu kunci agar perusahaan tetap menjalankan usaha adalah mencermati aspek pemasarannya. Di masa sulit, pendapatan mulai menurun, seiring dengan anjloknya daya beli masyarakat. Tapi jangan pernah berpikir untuk mengistirahatkan kegatan pemasaran. Situasi itu justru menuntut anda kudu menerapkan strategi pemasaran yang lebih jitu. Apa saja strategi pemasaran di masa sulit itu? Simak kiat berikut ini.

Lakukan segala cara untuk meningkatkan penjualan. Salah satu cara paling logis untuk melalui masa sulit tersebut adalah meningkatkan penjualan. Lakukan segala cara yang mungkin agar produk anda terserap oleh pasar. Ketika pelanggan memesan barang dalam jumlah yang banyak, mintalah uang muka terlebih dahulu kepadanya. Itu hal yang lazim dan fair.

Pemasaran dengan biaya rendah. Pada masa-masa sulit, menekan biaya merupakan suatu keharusan. Maka, tenerapkan strategi pemasaran dengan biaya serendah mungkin, bahkan jika perlu tanpa biaya. Di era digitalisasi seperti sekarang, metode pemasaran dengan biaya rendah atau gratis tersedia dalam banyak pilihan. Sudah saatnya memanfaatkan semua alternatif yang tersedia di sosial media. Strategi pemasaran lain dengan biaya rendah disediakan pula oleh, misalnya, frequent program, public relation, up-selling dan pemasaran lokal dapat menjadi referensi.

Mengubah menu. Langkah kreatif ini dapat menjadi salah satu cara meningkatkan keuntungan untuk usaha kuliner. Buatlah daftar menu yang kurang dan tidak diminati kemudian ubah menu tersebut dengan ide-ide baru. Jangan lupa, usahakan biaya bahan bakunya rendah. Cara tradisional yang paling banyak jadi pilihan adalah mengurangi porsi produk yang sangat laku. Dengan begitu, bisnis akan tetap menghasilkan keuntungan.

Hindari program diskon. Lazimnya, diskon diberikan untuk menarik perhatian pembeli atau konsumen. Pada masa sulit, lebih baik anda tidak memberlakukan program diskon. Sebab, program diskon yang tak cermat bisa-bisa berdampak buruk di masa depan. Jika di masa sulit anda memberikan diskon, kemudian pada saat normal harga kembali normal, pelanggan/konsumen akan merasa harga tersebut lebih mahal. Mereka cenderung tidak tertarik membeli, lalu menunggu ada diskon lagi.

Fokus pada pelayanan. Meski anda sedang pusing memikirkan perusahaan, tetaplah beri pelayanan yang terbaik untuk pelanggan atau konsumen. Terlebih untuk pelanggan yang secara reguler menggunakan produk anda. Memberi pelayanan yang terbaik dapat mempertahankan pelanggan untuk tetap membeli produk. Anda juga dapat memberikan produk tambahan seperti minuman, permen, kue atau camilan kecil lainnya sambil mereka menunggu antrian.

Beri pelanggan solusi. Dalam kondisi ekonomi yang buruk atau sedang mengalami krisis, yang terkena dampak bukan hanya pengusaha. Masyarakat seara keseluruhan juga terpukul. Jadi, yang merasakan kesulitan ekonomi sebenarnya bukan hanya anda. Anda dapat menggunakan kesempatan itu sebagai peluang untuk mendapatkan keuntungan. Berikan relaksasi lebih dari yang usaha bisnis anda berikan pada saat keadaan normal.

***

PADA sebuah bisnis, melakukan strategi pemasaran saja tidak cukup, anda juga harus membuat laporan keuangan. Dengan membuat laporan keuangan, anda bisa terhindar dari kegagalan bisnis. Mungkin saja anda bisa membuat strategi baru dengan melakukan analisa laporan keuangan bisnis anda. Sekarang laporan keuangan dibuat dengan menggunakan software akuntansi. Beberapa hal berikut juga perlu diterapkan untuk penyelamatan da keberlangsungan perusahaan.

Kurangi modal kerja. Dalam kondisi yang sulit, hal yang paling logis untuk dilakukan adalah memulai pemotongan biaya di sana-sini yang urgensinya sekunder. Anda dapat memotong modal kerja anda jika anda membekukan kenaikan persediaan. Bagaimanapun, persediaan biasanya mengikat kas yang anda butuhkan membebaskan untuk digunakan di tempat lain dalam bisnis anda. Selain mengurangi persediaan, anda juga bisa lebih rajin mengumpulkan piutang anda. Ini akan membantu meningkatkan cash-inflow.

Tunda pengeluaran barang modal. Dalam banyak bisnis, pengeluaran untuk barang modal selalu merupakan investasi jangka panjang. Ketika bisnis anda sedang berjuang untuk membayar gaji dan memenuhi overhead penting lainnya, memulai belanja modal bukanlah pilihan cerdas. Hal itu justru wajib dihindari.

Potong biaya operasional. Dalam masa perekonomian yang sulit, sangat masuk akal untuk memotong biaya operasional. Menjaga dan mencermati biaya ini memungkinkan anda untuk mengetahui apa yang harus dipotong dan apa yang harus dijaga. Apa pun yang anda potong, pastikan bahwa hal tersebut tidak benar-benar melumpuhkan bisnis anda.

Kontrol inventaris anda. Pastikan anda memiliki catatan yang baik dan update mengenai inventaris perusahaan. Gunakan due diligence untuk memverifikasi semua klaim dari kreditur dan membayar hanya untuk barang-barang bisnis jangka pendek.

Jelajahi cara yang layak untuk pembiayaan. Dalam masa-masa sulit, siap untuk bernegosiasi apa pun dan segala sesuatu yang dapat membantu bisnis anda untuk naik keluar badai. Misalnya, jika anda dapat bernegosiasi dan merestrukturisasi utang, ia mampu menurunkan apa yang anda bayar secara teratur untuk layanan utang. Refinancing biasanya membebaskan uang tunai untuk digunakan di tempat lain dalam bisnis.

Jadi, ketika bisnis anda menghadapi masa-masa sulit, yang terbaik adalah fokus pada semua keputusan manajerial anda pada membatasi cash-keluar dan meningkatkan cash-inflow. Itulah cara terbaik yang dapat dan layak dilakukan.●

Share This: