Perluas Layanan Usaha

Kopmen BMI melakukan inovasi tiada henti untuk menggenjot pertumbuhan usaha. Terbaru, anggota dan non anggota bisa menggunakan gedung Griya Tangerang Gemilang  sebagai tempat resepsi pernikahan.

Sejak didirikan dua tahun silam, dukungan anggota terhadap Koperasi Konsumen Benteng Muamalah Indonesia (Kopmen BMI) terus menguat. Beragam layanan yang difasilitasi mulai dari dari sembako, toko ritel, konstruksi dan toko bangunan, café, gadget, elektronik, furniture, kendaraan roda dua dan empat hingga bisnis tour and travel mendapatkan  sambutan yang antusias dari para anggota.

Kamaruddin Batubara, biasa disapa Kambara, Presiden Direktur Kopmen BMI mengungkapkan, Kopmen akan terus memperluas layanan usaha untuk memenuhi kebutuhan anggota dan masyarakat. Salah satu layanan baru yang disediakan adalah memfasilitasi acara resepsi pernikahan di gedung Griya Tangerang Gemilang (GTG). “Kopmen BMI terus berinovasi agar semua kebutuhan anggota dapat terlayani dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Kambara.

Salah satu kelebihan GTG adalah posisinya yang strategis karena dekat dengan pintu Tol Cikupa dan Balaraja Timur serta memiliki  area parkir yang luas. Di area komplek GTG juga ada Masjid Muamalah yang bisa digunakan untuk melaksanakan akad nikah. Selain itu, ada kafe Rindu Benteng dan mini market.

Tarif sewa GTG sangat terjangkau yakni Rp2 juta per enam jam untuk indoor (daya tampung 100 tamu) dan Rp 3 juta per enam jam untuk outdoor.   Sajian dan menu masakan GTG juga terjangkau harganya dengan kualitas yang bagus.

Kinerja 2020

Meski usianya terbilang masih bayi, namun Kopmen BMI mampu menunjukkan kinerja yang membanggakan. Sampai November 2020, asetnya meningkat dari Rp19,3 miliar di tahun 2019 menjadi Rp24,4 miliar. Persediaan dari Rp6,5 miliar menjadi Rp7,4 miliar. Permodalan pun mengalami peningkatan dari Rp8,2 miliar menjadi Rp9,1 miliar. Selain itu, anggota Kopmen BMI bertambah menjadi 81.313 orang anggota. Satu hal yang juga layak diacungi jempol adalah Kopmen BMI tidak melakukan PHK satu orang karyawan pun di tengah resesi ekonomi seperti sekarang.

Pada 2021 Koperasi BMI akan terus memperluas layanan usaha antara lain membangun pabrik bio ethanol, pabrik pupuk hayati dan air mineral. ”Rencananya lahan pabrik bio ethanol dan pupuk hayati akan dibangun di lahan BMI di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. Badan hukumnya tidak PT tapi koperasi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945 ayat 1-3,” ungkap Kambara.

Untuk pupuk hayati saat sudah diujicoba di sawah wakaf Koperasi BMI di Cisoka Tangerang. Dengan pupuk hayati yang diproses dari ampas Bioethanol membuat tingkat kesuburan tanah terus meningkat,dan serangan hama juga semakin berkurang. Nantinya, hasil dari lahan sawah wakaf itu akan dikelola oleh Zakat, Infaq, Sadaqah dan Wakaf (Ziswaf) BMI.

Kepemimpinan Kambara yang visioner telah mendorong kemajuan usaha Kopmen BMI dan mampu memenuhi kebutuhan anggota dan masyarakat. Melalui inovasi tiada henti, Kopmen BMI diyakini  akan terus berkembang pada masa mendatang. (Dja).

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *