Penggagas 7 Kebiasaan Efektif

Bagi yang berkecimpung dalam ilmu manajemen, nama Stephen R Covey tentu tidak asing lagi. Pria yang lahir pada tahun 1932 ini terkenal dengan Tujuh Teori Kebiasaan Manusia yang Efektif (The 7th of Highly Effective People).
Covey tinggal bersama istrinya, Sandra, dan keluarga mereka di Utah, di Pegunungan Rocky Amerika Serikat. Ia memiliki gelar MBA dari Hardverd dan telah menghabiskan sebagian besar karirnya di Universitas Brigham Young, di mana dia menjadi profesor dalam bidang perilaku organisasi dan manajeman bisnis.
Dengan mempelajari teorinya, orang akan menjadi lebih efektif dalam bertindak untuk mencapai tujuan pribadinya. Selain itu, organisasi pun akan lebih diuntungkan jika perilaku individu didalamnya memiliki sikap yang efektif.
Selain membuat buku kepribadian, Covey juga merupakan co-pendiri Franklin Covey-organisasi, yang mengkhususkan diri dalam penerapan prinsip pendekatan yang berpusat pada kepemimpinan dan manajeman. Ia secara luas diakui sebagai salah satu otoritas terkemuka di dunia tentang masalah manajemen waktu.
Ribuan Organisasi di sulur dunia, termasuk banyak perusahaan Fortuner 500, telah mengadopsi teknik inovatif tentang kepemimpinan, kerja tim, dan berfokus pada pelanggan layanan.
Covey mengatakan bahwa 7 kebiasaan adalah ‘pengetahuan umum’ namun, ia menambahkan, tidak selalau ‘praktik umum’. Secara alami, kata Covey kita adalah makhluk reaktif. Namun, dengan menginterbalisasikan tujuh kebiasan efektif kita dapat mengambil alih nasib sendiri dan mengerahkan pengaruh pada orang lain untuk kebaikan kolektif.

Share This:

You may also like...