Pakaian Jadi Dorong Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Triwulan Kedua 2019

Ilustrasi-Foto: Solo Trust.

JAKARTA—-Meningkatnya produksi dari industri pakaian jadi sebesar 25, 79 persen mendorong pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang pada triwulan II-2019 dibanding triwulan yang sama pada 2018 dan sebesar 1, 91 persen dibandingkan triwulan pertama 2019.

Pertumbuhan industri pakaian jadi bahkan sudah terjadi sejak triwulan pertama 2019, menurut catatan BPS sudah tumbuh 18, 98 persen., melebihi pencapaian sepanjang 2018 yang sebesar 8,73%. Menurut catatan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API)  sepanjang 2018, industri pakaian jadi mencatatkan ekspor senilai US$8,62 miliar.

Produsen pakaian jadi berada di sektor hilir menurut Kementerian Perindustrian  berjumlah 2.995 industri skala besar dan 407 ribu IKM. Total kapasitas produksi mencapai 2,18 juta ton per tahun. Adapun produsen tekstil lainnya dengan jumlah 765 industri dan kapasitas produksi 0,68 juta ton per tahun.

“Pertumbuhan industri pakaian jadi masih bagus,” kata Kepala BPS Suhariyanto di kantornya, Kamis (1/8/2019).

Suhariyanto juga mengungkapkan, selain pakaian jadi, industri yang naik ialah industri percetakan dan reproduksi media rekaman sebesa 22, 70 persen dan minuman 22, 52 persen. Dia juga menyebut industri yang mengalami penurunan produksi terbesar adalah industri barang logam, bukan mesin dan peralatannya yaitu 21,46 persen. Diikuti industri karet, barang dari karet dan plastik sebesar 15,30 persen (van

Share This:

You may also like...