Pacu Kualitas Layanan Dengan Teknologi

Kini setiap anggota Kopdit Pancur Kasih bisa mengunduh aplikasi berbasis android untuk melakukan beragam transaksi. Implementasi teknologi terbukti dapat membuat koperasi berlari lebih kencang.

KEINGINAN untuk mengatasi kesulitan ekonomi secara bersama-sama sering melandasi pembentukan koperasi. Hal ini berlaku umum, tidak saja di Indonesia tetapi hampir di seluruh dunia. Tengok saja sejarah berdirinya koperasi macam Rochdale di Inggris dimana kaum pekerja ingin bangkit dari keterhimpitan ekonomi yang menderanya.

Demikian halnya dengan pendirian Kopdit Pancur Kasih di Pontianak Kalimantan Barat yang berawal dari kesadaran kolektif untuk mengatasi kesulitan ekonomi keluarga dalam lingkungan Yayasan Karya Sosial Pancur Kasih (YKSPK). Kopdit ini didirikan pada 28 Mei 1987.

Dalam perkembangannya, Kopdit ini mendapatkan dukungan anggota yang dibuktikan dengan usaha yang terus melaju. Bahkan, koperasi yang kini berusia 30 tahun ini termasuk dalam jajaran papan atas perkoperasian di Indonesia.

Pencapaian torehan positif  Kopdit Pancur Kasih tidak lepas dari konsistensi pengurus untuk memacu kualitas layanan. Salah satunya dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dengan meluncurkan aplikasi CUPK Mobile pada pertengahan tahun lalu. Aplikasi ini merupakan layanan yang disediakan Pancur Kasih Untuk memberikan kemudahan anggota bertransaksi di mana saja, tidak terbatas pada tempat dan waktu. Anggota dapat dengan mudah bertransaksi cukup melalui smartphone berbasis android.

Untuk memberi kenyamanan kepada anggota, aplikasi CUPK mobile yang dapat diunduh di playstore ini tidak dikenakan biaya. Aplikasi ini akan aktif setelah anggota melakukan aktivasi. Dengan adanya aplikasi ini anggota tidak perlu antri di kantor pelayanan jika ingin melakukan setoran simpanan atau melakukan pembayaran lain seperti membeli pulsa, membayar iuran TV langganan, PLN, PDAM, BPJS, dan lain-lain.

Selain adaptif terhadap perkembangan teknologi, koperasi ini konsisten membina anggota melalui beragam pendidikan. Harapannya, dapat memberdayakan potensi anggota dan memperat komunikasi dengan pengurus. Kopdit Pancur Kasih juga senantiasa meningkatkan kualitas SDM

Terobosan yang dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan berdampak positif terhadap kinerja. Sampai akhir 2016, pinjaman yang disalurkan sebesar Rp1,31 triliun, atau telah jauh berkembang dibanding saat pertama berdiri. Dari pinjaman ini Kopdit berhasil meraup pendapatan sebesar Rp236,70 miliar.

Atas pencapaiannya Kopdit Pancur Kasih kembali meraih penghargaan koperasi berprestasi tingkat nasional dari Kementerian Koperasi dan UKM. Penghargaan ini selain prestasi juga menjadi tantangan dalam perjalanan Koperasi ke depan.   (Drajat)

Share This:

You may also like...