Mudik Gratis, Aksi Sosial Berujung Bisnis

Perusahaan berlomba-lomba mengadakan program Mudik Gratis. Selain bermotif sosial, langkah ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan loyalitas konsumen dan memperluas pangsa pasar. Siapa saja perusahaan yang terlibat?
Setiap menjelang Lebaran, beberapa perusahaan menyelenggarakan program Mudik Gratis. Armadanya bermacam-macam seperti bis, kereta, kapal laut dan mobil rental. Namanya saja gratis, pemudik tidak dipungut biaya sepeser pun untuk menikmati fasilitas tersebut. Namun, jika ditelisik lebih mendalam, fasilitas gratis ini tidak sepenuhnya gratis. Ada beberapa persyaratan tertentu yang sebelumnya harus dipenuhi calon pemudik.
Perusahaan yang mengadakan Mudik Gratis itu antara lain PT BNI, Tbk, PT Carrefour Indonesia, PT Sido Muncul, Tbk, PT Telkomsel, PT Jasa Raharja, dan PT Indofood Sukses Makmur, Tbk.
Persyaratan khusus diberlakukan dengan dalih agar pengelolaan mudik gratis ini lebih tertib dan memberikan kenyamanan. Ambil contoh seperti dalam Gelar Mudik BNI 2013. Calon peserta mudik harus memiliki Saldo rata-rata pemegang rekening Taplus atau Taplus Bisnis pada bulan Juni 2013 minimal Rp. 2.000.000 dan telah menjadi nasabah minimal 1 tahun per Juni 2013. Selain itu, melakukan minimal 4 kali transaksi melalui BNI e-banking yang chargeable selama bulan Juni 2013 (Channel BNI ATM/BNI SMS Banking/BNI Internet Banking).
Bank BNI 46 mengelar mudik gratis pada 2 Agustus 2013 dengan mengerahkan 110 bus di Parkir Timur Senayan dan memanfaatkan jasa kereta api. Tujuan bus ke sejumlah daerah di Jawa dan Sumatera. Telkomsel mengerahkan 50 bus dan pesawat untuk pelanggan dan pedagang voucher Telkomsel. Untuk pesawat, khusus diperuntukkan bagi pelanggan.
Hal yang sama diterapkan perusahaan ritel raksasa, Carrefour. Dalam Promo Mudik Gratis 2013 bersama Carrefour , calon pemudik harus melakukan pembelian atau belanja pada periode 14 Juni – 31 Juli 2013. Promo tersebut hanya berlaku untuk Carrefour di wilayah Jabodetabek, Karawang, dan serang.
Cara mendapatkan tiket adalah dengan cara mendapatkan cap atas struk belanja. Setiap pembelanjaan sejumlah Rp 150.000 akan memperoleh 1 cap, dan berlaku kelipatan dengan jumlah cap maksimal 10 dalam 1 struk. Misalkan anda berbelanja sejumlah Rp 1,7 juta dalam satu kali belanja atau 1 struk belanja, anda berhak mendapatkan 10 cap, begitupun jika nominalnya lebih dari itu (max.10 cap untuk 1 struk).
Mudik Gratis Carrefour 2013 melayani beberapa tujuan kota besar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Pulau Sumatera.Untuk penukaran tiket dan permintaan cap, bisa dilakukan pada waktu yang telah ditentukan yaitu :14 Juni – 8 Juli 2013 pada pukul : 12.00 – 20.00 WIB. Pada 9 Juli – 31 Juli 2013 pada pukul : 09.00 – 22.00 WIB.
Meski mempersyaratkan sejumlah ketentuan, namun animo calon pemudik tetap tinggi. Dibanding menggunakan transportasi umum, Mudik Gratis ini jelas menguntungkan.Selain tidak mengeluarkan biaya, pemudik pun tidak perlu repot-repot memburu tiket mudik yang biasanya selalu habis menjelang lebaran.
Menurut Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Suroyo Alimoeso, sampai Mei 2013, sudah ada enam perusahaan yang menyatakan akan mengadakan mudik gratis. “Kami berharap lebih banyak lagi perusahaan yang ikut. Kami juga berharap agar tak hanya mudik, tetapi juga balik gratis ke Jakarta,” ujarnya.
Selain BNI dan Carrefour, PT Jasa Raharja juga mengadakan Mudik Gratis. Perusahaan pelat merah ini, menggelar mudik gratis dua kali yakni 3 Agustus 2013 dengan mengerahkan 250 bus yang mampu menampung 12.000 penumpang. Bus tersebut terbagi menjadi 29 trayek. Sedangkan pada 4 Agustus 2013, sebanyak 36 bus.
Adapun Indomaret menyelenggarakan mudik untuk konsumennya pada 2 Agustus 2013 menggunakan 100 bus diberangkatkan dari Parkir Timur Senayan dan satu rangkaian KA. Tujuannya ke Yogyakarta, Solo dan Semarang. Sedangkan raja mie di Indonesia yaitu Indofood, akan mengerahkan 50 bus untuk pemudik dari Jakarta dan 22 bus untuk pemudik dari Banten.
Perusahaan jamu dan obat-obatan herbal PT Sidomuncul juga kembali menggelar program mudik gratis bagi para pedagang jamu pada Lebaran tahun ini dengan menyiapkan sebanyak 310 bus. “Kami awali program mudik Lebaran gratis ini sejak 1991. Tahun ini merupakan yang ke-24 kalinya,” kata Direktur Utama PT Sidomuncul Irwan Hidayat, di sela program “Safari Ramadhan” di Semarang.
Irwan menjelaskan program mudik Lebaran gratis itu merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap para pedagang jamu yang selama ini bekerja di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Selain menyediakan sarana transportasi gratis, ada juga perusahaan yang membuka bengkel jaga dalam rute mudik. Seperti dilakukan perusahaan otomotif, Yamaha. Perusahaan asal Negeri Sakura ini akan menyediakan sebanyak 6 Pos Jaga dan 27 Bengkel Jaga. Baik Pos Jaga maupun Bengkel Jaga akan mulai beroperasi tanggal 3 – 11 Agustus mendatang.

Adapun 6 Pos Jaga yang dibuka 24 jam tersebar di Balaraja, Kalijaga, Nagrek, Plelen, Buntu, Caruban. Pos Jaga Balaraja memfasilitas pemudik (antara Sumatera dan Jawa), Kalijaga (antara Cirebon dan Jawa Tengah), Nagrek (antara Bandung dan Tasikmalaya), Plelen (antara Brebes dan Semarang), Buntu (antara Tasikmalaya dan Jawa Tengah) serta Caruban (antara Madiun dan Surabaya).

Sedangkan titik-titik Bengkel Jaga lebih luas lagi karena sampai di Bali, Lampung, dan Makassar. Bengkel Jaga ada yang buka 8 jam dan 14 jam. Di Pos Jaga dan Bengkel Jaga, pemudik bisa menikmati free check motor, free FI cleaning, free cek ban, kampanye spare part. Bale-bale, toilet, musholla, kopi gratis, pijat dan parking area juga akan disediakan Yamaha.

Berbagai layanan yang disediakan perusahaan tersebut, memang bertujuan untuk memanjakan pemudik agar bisa nyaman selama dalam perjalanan. Namun, tetap saja tidak ada makan siang yang gratis. Perusahaan-perusahaan tersebut tentu berharap brand atau produknya tetap melekat di benak pemudik. (Kur).

Share This:

You may also like...