Meutia Hatta, Asah, Asih, Asuh

Meutia Hatta-Foto: Dokumentasi Peluang.

JAKARTA-–Masih aktif mengajar sebagai guru besar Antropologi, FISIP UI, Meutia Farida Hatta Swasono selalu menyelipkan sesi tentang koperasi dalam mata kuliah tentang masyarakat yang dia ajarkan.

Putri sulung dari Proklamator Muhammad Hatta ini mengingatkan koperasi itu adalah usaha yang paling tepat untuk Indonesia dan berdasarkan UUD 1945. Koperasi mengajarkan kemandirian dan kerja sama.

“Koperasi itu punya filosofi Asah, Asih dan Asuh.  Asah itu memberi tahu apa yang dikerjakan, Asih itu bekerja sama dan saling berteman, Asuh itu mengajarkan, apa yang orang belum bisa,” ujar perempuan kelahiran Yogyakarta 21 Maret 1947 ini kepada Peluang di sela-sela acara RAT Koperasi Pegawai Pemerintah Daerah (KPPD) DKI Jakarta, Kamis (27/2/20).

Meutia mencontohkan, sejumlah koperasi mengadakan lomba.  Ada yang belum pernah menang lomba diajarkan agar bisa  sukses dan  tahun depan menang lomba.  Implementasi macam-macam, tetapi yang tidak berdaya  diberi fasilitas dan ditunjukan cara agar berhasil.

“Boleh dibilang Koperasi itu penjabaran Pancasila, di sana ada nilai Ketuhanan, Peri Kemanusiaan, Persatuan, Musyawarah Mufakat hingga Keadilan Sosial, “ kata istri dari pekar koperasi dan ekonomi kerakyatan Sri Edi Swasono  ini.

Meutia memuji program Wirausaha yang dilakukan  KPPD  sebagai contoh yang bagus prinsip Asuh.  Mereka yang pensiun nantinya  bisa mandiri. 

Untuk itu sebagai pengajar Antropologi, dia mengingat anak didiknya agar menghidupkan prinsip guyub yang sebetulnya dalam masyarakat Indonesia.  Saat ini individualisme dan persaingan yang mematikan sudah begitu mendominasi.

“Jadi kita harus menghidupkan kembali prinsip guyub ini,” ucap dia.

Meutia mengakui generasi milenial saat ini masih banyak yang mengagumi yang berlaku di Barat itu bagus.

“Namun sebetulnya masih ada milenial yang menganggap kerja sama itu hal baik. Mereka punya prinsip usaha itu  bukan menyingkirkan saling menyingkirkan, tetapi saling mendukung,” pungkas Meutia (Irvan Sjafari).

Share This:

You may also like...