Meraup Dolar dari Bunga Bugenvil

Bunganya yang cantik beraneka warna membuat bugenvil sangat disukai para penggemar tanaman. Apalagi cara perawatannya sangat mudah. Prospek bisnisnya juga cerah. Ribuan dolar bisa diraup dari usaha ini.

Kendati tidak berasal dari Indonesia, tanaman bugenvil (bougainvillea spectabillis) sangat popular di kalangan masyarakat kita. Tanaman ini berasal dari Brazilia, Amerika Selatan. Seorang ahli Botani Perancis lah yang menemukan tanaman ini di daerah asalnya. Ketika kembali ke Perancis ia menunggu kapal yang dinahkodai Commodore Louis de Bougainville. Sebagai ugkapan terima kasihnya pada sang nahkoda ahli botani itu lalu menanamkan tanaman semuanya yang kemudian kita sebut sebagai bugenvil.
Di Indonesia, terdapat banyak sentra-sentra tanaman bunga bugenvil. Salah satu yang terkenal dan cukup berkembang adalah di Cianjur Jawa Barat. Bahkan,puluhan petani telah memfokuskan untuk menanam bunga bogenvil. Dulu mereka adalah menanam sayur-sayuran.. “Seorang petani bunga bugenvil di Cianjur bisa meraup Rp 1 miliar dari hasil ekpor ke negara-negara Timur Tengah. Padahal petani bunga ini jumlahnya ada puluhan,” kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cianjur, Judi Adi Nugroho.
Bugenvil atau biasa dikenal sebagai kembang kertas adalah satu di antara 10 komoditas unggulan Cianjur yang diekspor ke luar negeri. Menurut Judi, potensi yang ada di Kabupaten Cianjur cukup diminati sejumlah negara di Asia. Kabupaten Cianjur sedikitnya mengekspor sepuluh komoditas ke negara Cina, India, Vietnam. Kuwait, dan Qatar. “Sebanyak 80 persen potensi dari Kabupaten Cianjur diekspor ke negara Asia. Sedangkan sisanya diekspor ke Eropa seperti Belanda,” kata Judi.
Lebih lanjut, kata Judi, nilai itu belum ditambah komoditas lainnya seperti cokelat yang diproduksi di Gunung Lanjur, peci yang diproduksi di Warungkondang, daun siri yang diolah menjadi bahan baku minyak wangi di Karangtengah dan komoditas lainnya.
Belum lagi ekspor di bidang teknologi yang menambah panjang catatan produk ekspor Kabupaten Cianjur.
Menurut Judi, adanya ekspor tersebut memang membuahkan hasil positif di tengah belum kondusifnya perekonomian global. Pasalnya nilai ekspor dari sepuluh macam komoditas di Cianjur itu bisa mencapai Rp 100 miliar per tahun. “Dengan begitu Kabupaten Cianjur siap menghadapi persaingan di pasar bebas nanti,” kata Judi.
Oleh karena itu pihaknya terus melakukan pendataan terhadap potensi ekspor dan industri kreatif masyarakat (IKM) yang hasilnya dieskpor. ”Sejauh ini memang baru terdata 10 komoditas yang diekspor. Tapi dari 10 komoditas itu belum semua pelaku ekspor dan IKM di Kabupaten Cianjur melaporkan nilai ekspornya. Misalnya seperti potensi IKM yang promosinya via online. Dan itu menjadi kendala kami,” pungkas Judi.(Suyono AG)

Box :
Budidaya Bunga Bugenvil
Bugenvil termasuk tanaman yang mudah ditanam. Cara memperbanyak tanaman ini pun mudah yaitu dengan menyetek batangnya yang tua atau mencangkoknya. Media tumbuh yang baik bagi tanaman bugenvil adalah tanaman yang subur dan gembur. Untuk mendapatkan media seperti ini, campurlah tanaman dengan pupuk kandang yang telah tua. Sedangkan struktur tanah yang gembur dapat diperoleh degan mencampurkan sedikit pasir.
Berikut tips membudidayakan bugenvil :

1. Pembungaan pada bougenvilledapat dirangsang dengan mengatur pemberian air.Biarkan tanaman bougenville hidup tanpa diberi air selama beberapa hari sampaidaun-daunnya mulai gugur. Lalu berikan air dalam jumlah berlebihan hingga tanahmenjadi jenuh. Perubahan mendadak tersebut akan menghasilkan kuncup bunga diseluruh cabangnya.2.

1. Duri bougenville sedikit mengandung racun. Jika bagian tubuh kita tergores olehnya,maka akan terasa pegal di sekitar kulit yang terluka selama beberapa lama tetapi rasapegal tersebut akan hilang dengan sendirinya.3.

1. Penampilan bougenville mudah dikreasikan dengan teknik okulasi denganmenempelkan beberapa tunas pada satu tanaman induk. Sehingga dapat dijumpaibeberapa jenis bunga dalam satu tanaman.4.

1. Tanaman bugenville hasil pindahan dari lapang/lahan ke pot, harus di kurangi rantingdan daunnya (bisa dipotong sesuai dengan bentukan yang diinginkan), akar dipotongsesuai kebutuhan, sehingga tidak memenuhi volume pot yang digunakan.5.

1. 5. Sebelumnya siapkan terlebih dulu media tanam untuk pot berupa campuran tanah,pasir/sekam padi, pupuk kandang/kompos (perbandingan 2:1:1). Sebelum ditanam sebaiknya, bagian akar/pangkal batang direndam zat perangsang tumbuh akar.

Share This: