Menkop Dukung Pelarangan Kantong Plastik

Ilustrasi-Daun jati pembungkus tempe-Foto:Kesengsem Lasem.

JAKARTA—-Menteri Koperasi Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki menyatakan dukungannya terhadap larangan penggunaan kantong plastik, seperti  Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan telah diterbitkan.

“Hal itu positif, karena aturan itu  mendorong kembali produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kemasannya pakai daun pisang, lalu misalnya tas dari keranjang bambu, terus kerajinan itu justru mendorong produk-produk UMKM,” kata Teten kepada wartawan di Jakarta, Senin (13/1/20).

Selain itu ujar Teten, Indonesia mempunyai masalah lingkungan yang besar. Larangan itu harus disambut. Lagi pula, sebelum adanya  plastik, masyarakat sudah menggunakan bahan alami untuk membungkus barang.  Misalnya saja, membungkus ikan, daging pakai daun jati.

“Aturan ini bisa menumbuhkan kreativitas dari kalangan pelaku usaha seperti tas dari daun pisang atau dari anyaman bambu dan rotan. Produk semacam itu bisa kembali meningkat, sepanjang ada permintaan,” pungkas dia.

Pergub Nomor 142 Tahun 2019 merupakan aturan bagi para pengelola pasar, baik swalayan maupun tradisional untuk menyediakan kantong ramah lingkungan dan menghindari penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Aturan sudah diberlakukan sejak 31 Desember 2019 setelah diundangkan oleh Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta, namun baru mulai berlaku efektif pada Juli 2020 mendatang atau enam bulan setelah peraturan disahkan.

Share This:

You may also like...