Mendukung Universal Akses 2019

Produk yang dikerjakan Anto sebagai salah satu mitra konstruksi Kopsyah BMI telah memenuhi standar SNI dan dapat diangsur hingga 10 tahun.

JIKA pengembang properti kelas kakap berlomba-lomba membangun gedung pencakar langit atau kawasan hunian mewah, Krisyanto lebih memilih untuk membantu masyarakat terutama golongan bawah dalam urusan ketersediaan air bersih dan sarana sanitasi. Pria yang akrab disapa Anto ini merupakan pemilik CV Anto Jaya Konstruksi yang beralamat di Desa Pesanggrahan, Pabuaran Serang Banten. Perusahaan tersebut salah satu  mitra konstruksi Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) yang concern dengan program Universal Akses 2019.

Seperti diketahui, pemerintah menargetkan realisasi Universal Akses pada 2019 dengan formula 100-0-100. Artinya, 100% masyarakat harus memiliki akses air minum, 0% kawasan kumuh, dan 100% akses sanitasi yang layak. “Ingin berkontribusi dalam program Universal Akses agar masyarakat bawah bisa hidup dengan layak,” ujar Anto mengenang niat awal bisnisnya.

Salah satu keunggulan dari jasa yang diberikan Anto adalah anggota bisa mendapatkan hasil produk sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Selain itu, juga bisa membayar sesuai tenor yang diinginkan. Dalam skema kerja sama dengan Kopsyah BMI, anggota bisa mengangsur hingga 10 tahun.

Anto memulai usahanya pada 2014 dengan modal awal sebesar Rp20 juta. Bermodalkan keterampilan, jujur, dan semangat pantang menyerah, usahanya terus berkembang. Kini, omzetnya mencapai Rp1 miliar per bulan dengan jumlah karyawan sebanyak 100 orang.

Meski usahanya baru seumur jagung, namun ada pengalaman yang sulit dilupakannya. “Pernah ketika baru selesai membangun kamar mandi, anak pemilik rumah tersebut ingin tidur di kamar mandi karena menurutnya tempat itu bagus dan bersih,” ujarnya setengah terharu.

Ke depan, ia berharap dapat mengembangkan usahanya di luar Provinsi Banten. Dengan begitu, pria kelahiran Rejosari,  lampung tengah, seputih mataram, 14 Maret 1979 ini dapat membantu lebih banyak anggota untuk memiliki akses air bersih dan sanitasi layak.  (Drajat)

Share This:

You may also like...