Mencengangkan, Impor Air Terbesar dari Prancis

Air yang dimaksud adalah yang tidak mengandung tambahan gula atau bahan pemanis lainnya atau pemberi rasa; es dan salju. Sepanjang 2017 lalu, 2.765,86 ton (87%) dari total impor air justru air mineral, jenis yang mengandung campuran mineral alam yang larut, seperti zinc, zat, besi, kalsium, dan magnesium.

MESKI menempati daerah beriklim tropis dan memiliki hutan hujan yang cukup luas, indonesia ternyata mengimpor juga. Dalam publikasi yang berjudul Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia Impor Jilid I, BPS tercantum bahwa sebagian besar impor air di tahun 2017 (data tahun 2018 baru sampai November) berasal dari Prancis. Tidak dijelaskan mengenai bentuk kemasan air tersebut dikirim ke Indonesia.

Pada tahun 2017, impor air dari Prancis sebesar 1.294 ton, atau 40% dari jumlah total impor air. Disusul oleh Italia di peringkat ke-2, dengan jumlah impor sebesar 760,48 ton. Bila jumlah air impor asal Prancis dan Italia digabung, porsinya mencapai 64% dari total impor air tahun 2017.

Air asal Korea Selatan juga ternyata punya tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia. Terlihat dari jumlah impor asal Negeri K-Pop yang cukup besar, yaitu mencapai 666,26 ton atau 21%. Selain itu, negara-negara lain seperti Fiji, Malaysia, Uni Emirat Arab, Jepang, dan Singapura juga turut menambah deretan negara asal air impor yang masuk ke Indonesia.

Isu ini menghangat setelah diangkat calon prediden Prabowo Subianto dalam debat kandidat #2 yang ditayangkan televisi. “Suatu negara dikatakan bisa berhasil kalau bisa memenuhi pangan untuk rakyatnya, energi untuk rakyatnya, dan air tanpa impor,” ujar Prabowo. Pengecekan membuktikan,  Indonesia setiap tahun mengimpor air dari luar negeri. Pada tahun 2017, jumlah impor air mencapai 3.168 ton (asumsi masa jenis air=1 kg/liter).

Berdasarkan rekaman data perdagangan luar negeri yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi yang berjudul Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia Impor 2017 Jilid I, air yang dimaksud adalah semua air yang termasuk dalam golongan kode HS 4 digit 2201. Definisinya adalah “Air, termasuk air mineral alam atau artifisial dan air soda, tidak mengandung tambahan gula atau bahan pemanis lainnya maupun pemberi rasa; es dan salju”. Tidak dijelaskan mengenai bentuk kemasan air tersebut dikirim ke Indonesia.

Setidaknya ada 4 macam golongan kode HS 6 digit yang masuk ke Indonesia sepanjang 2017. Air mineral merupakan jenis air yang paling banyak diimpor, dengan jumlah 2.765,86 ton sepanjang 2017 atau 87% dari total impor air. Padahal, air mineral merupakan jenis air yang dicampur dengan beberapa mineral alam yang larut, seperti zinc, zat, besi, kalsium, dan magnesium.

Disusul dengan jenis air aerasi yang berada di posisi kedua dengan jumlah impor 243,01 ton. Jenis air aerasi ini merupakan air yang telah ditambahkan udara seperti oksigen ke dalam kandungannya dengan proses tertentu. Impor jenis es dan salju tercatat sebesar 97,22 ton.●(dd)

 

Share This: