Memacu Usaha Baru Yang Spesifik

Koperasi Tankers Pertamina tahun ini memacu kinerja usahanya untuk segera membangun dok kapal dan memiliki kapal tanker sendiri. Apa saja bisnis inti yang dikelola koperasi milik BUMN perminyakan nasional terbesar ini.

 

Bergerak dengan segmen usaha yang amat spesifik telah menjadikan Koperasi Tankers Pertamina sebagai koperasi di Tanah Air yang sulit mendapat pesaing. Keahlian dalam bidang perawatan kapal tanker, pengelasan bawah laut serta service dan penyediaan suku cadang kapal adalah salah satu saja dari ragam usaha yang terus mendulang keuntungan dan kesejahteraan bagi anggota koperasi yang berdiri pada 17 Maret 1983 ini. Dalam perbincangan dengan para direksi dan pengelola Koperasi Tankers Pertamina beberapa waktu lalu tercetus keinginan koperasi ini untuk memacu segmen usaha baru diantaranya adalah kepemilikan kapal tanker sendiri, Dok Kapal, SKT Migas serta peluang bisnis prospektif lainnya.PC190222

Menurut Nursatyo Argo, Ketua Koperasi Tankers Pertamina, pihaknya terus memacu usaha dan tidak berdiam diri atas pencapaian yang telah diraih. Usaha baru yang memiliki prospek digali untuk menggenjot pendapatan koperasi. Namun demikian kegiatan usaha yang berbasis pada kebutuhan anggota tetap menjadi prioritas, seperti usaha simpan pinjam dan kebutuhan barang dan jasa. Koperasi Tankers Pertamina, kata Nursatyo awalnya hanyalah koperasi yang biasa-biasa saja yang belum belum bisa disejajarkan dengan koperasi besar di level nasional. Tapi keinginan untuk menjadi besar itu melekat kuat di tangan para pengelola koperasi yang per 2013 sudah memiliki 1.118 anggota ini. Sebagai langkah awal dilakukan Nursatyo adalah mencari terobosan bisnis yang tidak biasa (tidak sekadar simpan pinjam, toko dan jasa), tetapi melebar ke usaha-usaha yang berkait dengan kebutuhan perusahaan induk, yaitu PT Pertamina (Persero). Maka pada 2006 dibentuklah tiga perusahaan penunjang usaha yang sahamnya adalah milik anggota Koperasi Tankers.
Menurut Jones Nababan, Bendahara Koperasi Tankers tiga jenis perusahaan tersebut PT Tanker Mandiri, PT Perta Samudera dan PT Tanker Samudera Mandiri, masing-masing bergerak di bidang yang berbeda namun saling menunjang, yaitu perbaikan (repair); penyelam bawah air (diving) dan outsourcing; dan material.

Didampingi oleh Direktur PT Tanker Mandiri, HM Dahlan, Direktur PT Perta Samudera Nr Zamila Launuru dan Direktur PT Tanker Samudera Mandiri, Ratna Murniati, dikatakan Jones Nababan, bahwa di bawah komando Nursatyo Argo selama ini, ketiga para direksi tersebut berhasil menggalang sinergi usaha yang mampu membesarkan Koperasi Tankers sehingga mampu masuk dalam jajaran Koperasi Besar Indonesia pada 2012. “Kami tak kenal lelah dalam mengeksplorasi sektor-sektor usaha baru. Tujuannya untuk meningkatkan performa koperasi sehingga dapat mengangakt kesejahteraan anggota. Kami terus mengembangkan bisnis-bisnis baru yang prospektif,” ujarnya.

Share This:

Next Post

Melepas Predikat Jago Kandang

Ming Jun 15 , 2014
PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk Laba Telkom masih didominasi oleh bisnis voice seluler. Telkom juga semakin serius mengembangkan bisnis di regional. Industri jasa telekomunikasi semakin dinamis menyusul bergesernya kebutuhan pasar. Permintaan atas layanan data (broadband) semakin meningkat. Sebelumnya, perusahaan operator telekomunikasi cukup menyediakan layanan suara dan sms saja, namun kini berlomba-lomba […]