Make Up Oke , Nyanyi Oke

BILA ANDA tengok sejumlah majalah pengantin sejak 2005-an, seperti Musmagz, Paras, Perkawinan hingga Wedding, wajah Ita Winarni tak asing lagi sebagai Make Up Artist. Profesi itu ditekuninya hingga saat ini.

“Hanya saja majalah cetak sekarang banyak yang move on ke online. Sekarang saya hanya mendapatkan job mendadani model photoshoot. Paling-paling kalau ada teman yang mau ke pesta, saya mendadani,” ujar Ita kepada Peluang.

Menurut alumni sekolah Martha Tilaar ini, saat awal ia merintis bisnis ini, hampir setiap minggu mendapatkan pekerjaan mendadani orang. Sekali menyulap orang lebih cantik, dia mendapat honor Rp5 juta – Rp18 juta untuk sekali make up.

 Terjun ke dunia bisnis merias wajah ini juga tidak sengaja. Istri Ketua Umum Kopsin JASA Andy Arslan Djunaid ini berhenti bekerja sebagai pegawai ketika mengikuti program kehamilan. Namun suaminya khawatir ia   akan bosan di rumah, karena sudah empat belas tahun bekerja sebagai pegawai di berbagai perusahaan.

“Lalu saya diminta memilih pekerjaan apa? Saya suka seni dan menjawab dunia make up. Akhirnya saya sekolah di Martha Tilaar dan menjalani bisnis ini,” ungkap ibu dari Keisha ini.

Bagi Ita, seni berkaitan dengan keindahan. Merias adalah passion sekaligus seni. Butuh ketenangan agar pengantin tampil cantik. Melihat orang lain puas akan hasil riasannya membuat hatinya senang.

Selain menyukai seni merias wajah, Ita juga menyukai seni suara alias menyanyi. Ketika masih duduk di bangku SMP dan SMA, dia kerap mengikuti lomba dan pernah meraih juara III Pop Singer di Banten.

“Padahal saya kurang percaya diri, tetapi teman-teman bilang saya punya suara lumayan. Akhirnya saya didaftarkan ikut lomba-lomba,” kenang dia.

Karena punya potensi sebagai penyanyi, Ita diminta untuk menyumbangkan lagu oleh suaminya ketika ada acara Kospin JASA. Suaminya senang kalau Ita  menyanyi. Dan ia pun berharap orang yang mendengar suaranya ikut merasa senang.  (Yuni)

Share This:

You may also like...