Lewat Rumah Kreatif Karawang, Peruri Dukung Pelaku UMKM

KARAWANG—-Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya  meresmikan Rumah Kreatif Karawang (RKK) yang berlokasi di Jalan Raya Teluk Jambe, Kabupaten Karawang. Lewat RKK  ini Peruri  berupaya mendampingi dan membina para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

RKK ini akan membantu para pelaku  UMKM dalam hal pengelolaan usaha seperti peningkatan kompetensi sumber daya, pengelolaan keuangan, permodalan, segmentasi dan target pasar, proses produksi dan  kualitas manajemen.

“RKK tempat para pelaku belajar menjadi UMKM Indonesia yang berkualitas. Mengingat Peruri memiliki Kawasan produksi di Karawang dengan memberdayakan para pelaku UMKM di Provinsi Jawa Barat,” ujarnya saat acara ‘Pengiriman Ekspor Pasport Sri Langka dan Peresmian Rumah Kreatif BUMN’ di Kantor Peruri, Selasa (9/4).

Turut hadir dalam acara persemian tersebut Menteri BUMN Rini M Soemarno, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dan Deputi Bidang Usaha Pertambangan Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno.

RKK juga menjalin sinergi dengan beberapa BUMN lainnya dalam hal pemusatan data dan aktivitas pembinaan mitra binaan BUMN di Rumah Kreatif Karawang.   Sejumlah BUMN bekerja sama dengan RKK di  antaranya  Pertamina, Pos Indonesia, Telkom, Mandiri, BNI, BRI, BTN dan Pupuk Indonesia.

“RKK terbagi menjadi beberapa zonasi, yaitu zona showcase UMKM, zona registrasi, zona analisis data UMKM, zona konsultasi dan quality control, zona belajar sendiri, zona digitalisasi dan e-commerce serta zona belajar dan berbagi,” papar Dwina.

Pada kesempatan sama Menteri BUMN Rini Soemarno megatakan,  Rumah Kreatif sudah didirikan sejak 2016 untuk membina para pelaku UMKM, dengan tujuan memperlus pasar produk melalui penguatan pembinaan kerukunan dan kemitraan. 

“Kami melihat mereka membutuhkan pembinaan yang lebih mendalam sehingga mereka bisa naik kelas, dalam arti memasarkan lebih luas lagi dan memungkinkan mereka jual secara digital sehingga kemana-mana, kita meningkatkan kualitas mereka,” kata Rini.

Dia menyebut,  sudah terdapat 210 Rumah Kreatif BUMN di seluruh pelosok Indonesia, dengan target masuk di kabupaten atau kota sehingga dalam dua tahun ke depan bisa tercapai secara keseluruhan.

Dikatakannya, Karawang merupakan kawasan potensial untuk mengembangkan sektor UMKM khususnya kopi.  

“Kita mendorong untuk kopi terutama anak muda karena potensinya besar. Kita tahunya  kopi di Mandailing, Soreang,” cetus dia.

Share This:

Next Post

Dinas Koperasi dan KUK Jabar Targetkan Tiap Pesantren Punya Produk Andalan

Rab Apr 10 , 2019
BANDUNG—-Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Jawa Barat Kusmana Hartadji menyatakan pihaknya menargetkan sekitar   1.250 pondok pesantren akan tersentuh program One Pesantren One Product (OPOP) pada 2019. OPOP merupakan program pemberdayaan desa berbasis keumatan dan pondok pesantren (ponpes). Berdasarkan data dari Kementerian Agama RI, ada sekitar 8.000 – 9.000 […]