Lena Fitri Astuti, Tawarkan Kuliner Ekstrim dari Gunungkidul

Lena Fitri Astuti-Foto: Dokumentasi Pribadi.

JAKARTA— Kabupaten Gunungkidul memiliki kekayaan kuliner ekstrim, di antaranya rica-rica bekicot dan belalang goreng lantaran jumlah peminatnya cukup banyak. Konsumsi hewan ini dipercaya bisa meningkatkan stamina.  Di daerah asalnya, hidangan ini menjadi favorit warganya, juga wisatawan yang berkunjung.

Seorang warga Pondok Bambu, Jakarta Timur, Lena Fitri Astuti mencium bahwa kuliner itu juga punya pasar di kawasan ibu kota.  Apalagi kuliner itu menjadi booming sejak lima tahun terakhir.

Perempuan kelahiran 1980 ini awalnya merintis usaha kosmetik dan obat stamina pria antara 2010-2018. Hanya saja usaha ini menghadapi persaingan ketat, akhirnya omzet menurun.  Pada 2018 dia kemudian mencoba peruntungan menjual belalang goreng secara di gerai (offline) maupun daring (online).

“Ternyata responnya sangat baik di pasaran. Lalu saya menambahkan produk lain di antaranya ungkrung jati, rica rica bekicot. Saya coba pasarkan di  Tokopedia ternyata responnya ckup memuaskan,” ujar Lena kepada Peluang, Kamis (30/7/20).

Lena terus melakukan diversifikasi menawaran kuliner ndeso di Gunungkidul, tetapi jarang ditemukan di Jakarta, seperti gatot instan, thiwul instan, nasi jagung instan dan krecek.  Sambutan pasar pun besar.

“Untuk belalang saja per bulan menghabiskan 20 hingga 30 kilogram belalang dengan omzet Rp9 juta per bulan,” ungkap Lena yang hanya dibantu suami dan ibunya.

Dia mengaku usahanya terinsprasi dari kawannya di Yogyakarta yang juga responnya bagus. Modal awalnya saja hanya Rp500 ribu.

Dengan brand Jatiayu Shop, kuliner ini sama sekali tidak terganggu oleh pandemi Covid-19. Bahkan pada masa pandemi, omzet meningkat naik. Warga Yogyakarta khususnya Gunungkidul yang tidak bisa mudik berburu kuliner ini di toko milik Lena atau memesannya secara daring.

Belalalang goreng-Foto: Dokumentasi Pribadi.

Meskipun demikian Lena berharap pandemi berakhir. Dia percaya usahanya akan berkembang bila situasi normal.

“Saya ingin terus mengembangkan produk-produk  yang saya jual agar bsa lebih maksimal omzetnya .baik melalui bazaar maupun secara daring,” pungkas Lena (Irvan Sjafari).

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *