Lagi Kopsyah BMI Hibahkan Dua Rumah

TANGERANG—-Koperasi Syariah BMI kembali menghibahkan dua buah Rumah Siap Huni di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (21/8/19).  Mereka masing-masing Sapuroh (60) menerima RSH ke 175 dan Turi (59) menerima RSH ke 176.

Sapuroh, warga Kampung Dadap, Kecamatan  Kosambi, Kabupaten Tangerang berstatus janda dan berprofesi sebagai Tukang Pijat dengan upah tidak menentu.

Kondisi rumahnya sebelumnya memang tidak layak huni dengan tiang-tiang penyangga atap rumahnya sudah sangat rapuh. Di rumah ini Sapuroh bertahan hidup  sendiri, tanpa suami.

“Jika hujan air masuk ke dalam rumah  ada perasaan sedih  yang rasakan,” ujar Ibu Sapuroh.

Ibu Sapuroh memiliki lima orang anak.  Kelimanya sudah berkeluarga dan tidak tinggal serumah dengan Ibu Sapuroh.  Kondisi perekonomian anak-anaknya pun sangat minim sehingga tidak bisa membantu selayaknya.

“Alhamdulillah, ucap syukur yang tidak henti-hentinya, saya bisa dapet rumah sebagus ini. saya masih tidak menyangka. Saya hanya bisa mendoakan kepada semua Pengelola dan Anggota Kopsyah BMI semoga diberikan keberkahan dan keselamatan di dunia dan akhirat,” ucap  Ibu Sapuroh dengan wajah berseri-seri.

Biaya Pembangunan Hibah Rumah Siap huni yaitu Rp46  juta. Dari jumlah itu sebanyak Rp2 juta infak dari anak-anak ibu Sapuroh. sisanya Rp44 juta dari Kopsyah BMI.

Penerima Hibah RSH ke 176,  Turi merupakan warga  Kampung  Gabral, Desa  Muncung,  Kecamatan Kronjo,  Kabupaten Tangerang.  Janda yang sehari-hari  bekerja sebagai kuli tani dan pedagang terasi rebon  adalah anggota Kopsyah BMI KCP Mekar Baru Cabang Tangerang 1 sejak 30 Juli 2018.  Pendapatan Ibu Turi rata-rata Rp30.000  per hari.

Ibu Turi  tinggal sendiri, sekalipun dia memiliki anak laki-laki yang sudah menikah. Namun  kondisi ekonomi anaknya pun kurang mampu untuk membantu Ibu Turi.

Kondisi rumah Ibu Turi sudah tidak layak, bangunan rapuh dan rusak. Bahkan atap rumah Ibu Turi pernah roboh, tetapi berkat inisiatif RT dan pemuda setempat mengumpulkan sumbangan dana, Ibu Turi bisa menempati  hunian sementara.

Ibu Turi tidak pernah membayangkan mendapatkan rezeki yang luar biasa besar, yaitu berupa rumah baru yang siap huni dari Kopsyah BMI. Bangunan berupa rumah dengan luas 30 meter persegi itu sudah berdinding tembok penuh.

Kamar tidur, dapur dan kamar mandi rumah ini lengkap dengan toiletnya, didukung rangka atap menggunakan baja ringan, plafon gipsum memberikan nuansa elok rumah barunya ini.

Sementara cat warna yang kental akan nuansa syariah menambah cantik bangunan Hibah Rumah Siap Huni ini.

Biaya pembangunan rumah ini sepenuh  dari Kopsyah BMI, yaitu sebesar Rp46  juta (Van).

.

Share This:

You may also like...