Lagi, 34 Rumah Layak Huni Gratis Untuk Anggota

Sepekan menjelang akhir ramadhan 1438 Hijriyah, Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia menyerahkan lagi rumah layak huni gratis kepada anggotanya.  Kendati telah mencapai target 34 RLH gratis tahun  2017, namun permintaan dan jumlah donatur meningkat. 

Dalam akun facebooknya, Presiden Direktur  Kopsyah BMI  Kamaruudin Batubara  menulis pembangunan rumah layak huni gratis (RLH)  merupakan ujud konkrit dari partisipasi anggota yang kini sudah mencapai 130.901 orang.

Selain dukungan anggota yang kuat, program sosial itu belakangan juga diminati sejumlah pihak yang ingin berpartisipasi dalam penyediaan RLH bagi masyarakat Tangerang dan Provinsi Banten umumnya.

“Tahun ini kami targetkan pembangunan RLH gratis sebanyak 33 unit dan Alhamdulillah akhir Juni lalu sudah melampaui target hingga 34 unit, jika permintaan anggota  dan dukungan donator meningkat tentu target program ini kita sesuaikan dengan permintaan,” kata Kamaruddin di sela penyerahan RLH Gratis ke 34, Kamis (22/6/17) di Desa Palasari, kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang.

Sehari sebelumnya, koperasi terbesar di Provinsi Banten ini juga menyelesaikan dua RLH gratis ke 32 dan 33 di Desa Pekayon Kecamatan Sukadiri dan  Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, keduanya di Kabupaten Tangerang.

Sebulan terakhir ini, Kopsyah BMI bagai tengah berlomba untuk menyelesaikan pembagunan RLH Gratis untuk para anggotanya. Menurut Kamaruddin, percepatan pembangunan RLH yang dilakukannya karena persoalan “papan” bagi anggotanya memang sangat krusial. “Masih banyak anggota kami yang belum punya rumah layak, jika program ini kami percepat tentu akan semakin banyak masyarakat yang memiliki rumah yang layak,” ujarnya.

Program RLH gratis yang digagas sejak 2015 ini bagi Kopsyah BMI merupakan  implementasi dari prinsip koperasi yang memang mengedepankan peduli lingkungan.  Namun keterbatasan dukungan pembiayaan menyebabkan program peduli lingkungan ini beluim berjalan seperti diharapkan. “Maunya kami, RLH gratis ini bisa dikerjakan oleh siapapun yang memang peduli dengan masalah pemukiman MBR yang memang masih memprihatinkan,” sambung Kamaruddin lagi.  Munculnya respon positif dari sejumlah donator serta kalangan perbankan, sambungnya lagi, diharapkan dapat mempercepat program RLH dan sekaligus ikut membantu renovasi  23.000 rumah tak layak huni di Kabupaten Tangerang. (Ira)

Share This:

You may also like...