KSPPS BMT Assyafiiyah CETAK KINERJA CIAMIK DI TENGAH PANDEMI


LAMPUNG: Di tengah banyaknya dunia usaha yang tiarap dihantam pandemi covid-19, Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT Assyafiiyah Berkah Nasional mampu menggenjot kinerja usaha dengan rapor keuangan membiru, baik dari sisi aset, volume usaha dan simpanan anggota. Peningkatan juga terlihat di sektor pengelolaan usaha di mana koperasi yang berbasis di Kota Gajah, Lampung Tengah ini mampu melakukan ekspansi menambah empat kantor cabang, sehingga total menjadi 46 kantor tersebar di seantero Provinsi Lampung, Sumatera Selatan dan Banten.


“Alhamdulillah kinerja usaha kami di tahun 2020 melampaui target, pencapaian ini merupakan kerja keras semua pengurus, pengelola dan tentu saja partisipasi anggota yang masih tetap mempercayai kami,” kata Ketua KSPPS BMT Assyafiiyah Rohmat Susanto dalam Rapat Anggota Tahunan yang berlangsung di kantor pusat koperasi syariah tersebut, hari ini, Minggu (17/1/2021).


Dalam laporannya di hadapan peserta RAT yang berlangsung virtual, Rahmat membeberkan sejumlah kinerja cantik usaha BMT Assyafiiyah terutama di sektor keuangan dan penataan lembaga (good cooperative governance). Untuk pertama kali, kata Rohmat, koperasinya mampu mencetak asset tertinggi yaitu mencapai Rp 167 miliar.


“Sebelumnya aset kami hanya sekitar Rp 152 miliar, lalu kami turunkan hingga Rp 130 miliar karena perkembangan ekonomi yang kurang kondusif. Tetapi di tahun 2020 kami malah mampu mencapai Rp 167 miliar, ini bisa tercapai karena menguatnya partisipasi anggota,” ujarnya.
Partisipasi anggota yang menguat itu tercermin pada simpanan yang Rp 88,454 miliar di tahun 2019 naik hingga Rp 102,210 pada 2020.


Pada periode yang sama, peningkatan juga terlihat di segi pembiayaan dari Rp 145,847 miliar menjadi Rp 153,810 miliar.
Dengan pencapaian usaha tersebut koperasi dengan anggota 120.941 orang ini mengantungi Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp 2,3 miliar.


RAMBAH KOPMEN


Berbekal sukses meraih kinerja ciamik di tahun 2020, Rohmat menambahkan pihak manajemen punya modal kuat untuk meningkatkan target yang lebih baik lagi di tahun 2021. Dia menuturkan, selain target peningkatan aset dan simpanan anggota, juga tengah dikaji rencana untuk memenuhi berbagai kebutuhan anggota melalui pendirian koperasi konsumen (kopmen). ” Kopmen ini masih berupa gagasan yang akan kami mintakan persetujuan anggota, dasar keinginan mendirikan kopmen ini karena pelayanan koperasi terhadap anggota tidak melulu sektor pembiayaan, seyogyanya juga kami memenuhi kebutuhan primer anggota,” ungkap Rohmat. Pastinya, dia menandaskan, tahun ini KSPPS BMT Assyafiiyah masih akan melakukan ekspansi lagi, dan daerah yang sudah disasar adalah Cilegon, Lampung Selatan, Pesawaran dan Tanggamus. (Reza)

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *