KSP Pintu Air Gelar RAT Daring

Ilustrasi-Foto: Istimewa.

SIKKA-–KSP Kopdit Pintu Air menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2019 pada 26-27 Juni 2020 secara daring (online).

Pembukaan RAT ke XXIV secara daring itu dihadiri antara lain oleh Wakil Bupati Sikka Romanus Woga, Ketua Puskopdit Swadaya Utama Maumere Petrus Herlemus, dan Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM RI Ahmad Zabadi.

Ketua KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano menyampaikan, RAT daring ini dilakukan karena pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia. Wabah ini belum menunjukkan tanda-tanda akan reda.

“Sekarang kita masuk masa kenormalan baru. Pemerintah tetap mengimbau agar kita jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan,” ujar Jano melalui keterangan persnya diterima Peluang, Senin (29/6/20).

Jano menjelaskan, pelaksanaan RAT secara elektronik juga tidak melanggar aturan. Dan bukan merupakan yang baru sama sekali.

RAT daring atau elektronik sejalan dengan Peraturan Menteri Koperasi & UKM RI No.19/Per/M.KUKM/IX/2015 Tentang Penyelenggaraan Rapat Anggota, khususnya Pasal 16 Tentang Rapat Anggota Melalui Media Elektronik.

Pada RAT daring ini Jano mengungkapkan, pada tahun buku 2019, Pintu Air berhasil membukukan aset Rp1.168.352.357.783 dengan totoal anggota sebanyak 231.477 (data per 31 Desember 2019). Pintu Air menarget 300.000 anggota dan aset Rp1,8 triliun untuk tahun buku 2020.

“Tahun ini kita merencanakan peresmian 15 cabang. Bisa saja ada beberapa yang diresmikan. Atau juga tidak ada sama sekali. Kita akan lihat situasi,” ujar Jano.

Jano juga menjelaskan, Pintu Air telah menginjak usia perak, 25 tahun pada 1 April 2020 yang lalu. Dalam rentang usia ini, ada banyak hal telah merengkuh banyak kemajuan. Tidak hanya mengembangkan diri pada usaha simpan pinjam, Pintu Air juga merambah sektor riil.

Cikal bakalnya adalah kios sederhana di samping kantor. Dari situ, muncul banyak inovasi dengan lahirnya: Pintu Air Swalayan, Jasa Transportasi, Unit Usaha Media Ekora NTT.

Yang terbaru adalah Minyak Pintar, produksi minyak yang diolah dari kelapa dan Garam Pintar. Tidak menutup kemungkinan untuk mengembangkan sektor-sektor riil lainnya.

Jano berharap, komponen baik anggota sebagai pemilik, pengurus, pengawas, dan manajemen untuk tetap menjalin sinergi demi menjaga keberlanjutan Pintu Air pada masa-masa yang akan datang.

Sementara General Manajer KSP Kopdit Pintu Air, Gabriel Pito Sorowutun tak menampik bahwa corona mengganggu rencana dan juga usaha simpan-pinjam koperasi.

“Pada bulan maret, kita telah menjalankan pra-RAT dihampir 90 persen cabang. Yah, kita harus ikut imbauan pemerintah. Memang kita tidak ada alasan lain. Corona yang membuat semua rencana RAT tertunda,” ujarnya.

Sorowutun juga menyadari bahwa pagebluk Covid-19 menggangu volume transaksi dan likuiditas koperasi. Meski demikian demikian antusiasme anggota tidak padam. Mereka tetap bersemangat dan “syukurnya tidak ada yang mengundurkan diri”.

Ke depan, jelas Sorowutun, tim manajemen KSP Kopdit Pintu Air akan membenahi manajemen likuiditas demi mengantisipasi hal-hal yang tak terduga sebelumnya.

“Pelayanan juga harus ditingkatkan. Produk boleh andal, tapi kalau tidak diimbangi dengan pelayanan yang optimal, sama saja. Karena itu komitmen pelayanan kita harus dijaga dalam situasi apapun,” tandas Sorowutun.

Ketua panitia RAT, Fulgensius Siswanto Toda mengatakan penyelanggaraan RAT tahun buku 2019 berlangsung dua hari. Hari pertama (26/6/20), dilangsungkan misa syukur dan peluncuran buku “mengalir sampai ke hati”, kenangan 25 tahun KSP Kopdit Pintu Air.

Puncak RAT dilaksanakan pada hari kedua (27/6/20) sekaligus pemilihan serta pelantikan pengurus baru masa jabatan 2020/2024.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *