Kopwantera Dorong Kewirausahaan di Bekasi

Saat kerja sama dengan kemenkop, mengadakan “pelatihan digital entrepreneur bagi jaringan usaha koperasi”-Foto: dokumentasi Kopwantera

BEKASI-—Semangat sejumlah ibu rumah tangga di Perumahan Taman Cikunir Indah untuk meningkatkan kesejaterahannya dengan mendirikan koperasi patut dicontoh. Berawal dari Koperasi Taman Cikunir dengan modal awal Rp50 juta rupiah sekitar 2004.

Kemudian berubah namanya menjadi Koperasi Wanita Sejahtera (Kopwantera), karena anggota meluas tidak saja warga Taman Cikunir tetai juga wilayah Bekasi lain, bahkan Jakarta.  Jumlah anggota dan asetnya terus meningkat pesat.

Pada tahun buku 2015  jumlah anggota koperasi ini mencapai  436 orang  dan asetnya mencapai Rp3,4 miliar, melesat menjadi 578 anggota (aktif 270 anggota) dengan aset Rp4,4 miliar. Pada tahun buku 2018, jumlah anggota menjadi 736 orang (yang aktif 550-an) dan asetnya Rp4,8 miliar.

Menurut Ketua Kopwantera Yatti Surtiyati Arief hingga September 2019 jumlah asetnya sudah menembus Rp5,5 miliar. 

“Peningkatan pesat itu karena kami melakukan perekrutan anggota baru, di antaranya 160 pelaku usaha mikro dalam 10 kelompok.  Tentunya juga ada usaha lain,” ujar Yatti ketika dihubungi Peluang, Senin (18/11/19).

Yatti mengungkapkan, Kopwantera ingin membantu para pelaku usaha mikro ini mendapatkan akses pembiayaan.  Mereka mendapatkan pinjaman maksimal Rp2 juta.  Maksudnya agar tidak terjerat rentenir dari bank keliling.

“Sayangnya, mereka juga meminjam dari bank keliling. Akibatnya mereka pusing sendiri untuk mengembalikan pinjaman,” ungkap Yatti seraya mengatakan setiap kelompok sudah diberikan pedampingan fasilitator.

Menurut Yatti lagi volume penyaluran pinjaman  pada 2018 lalu mencapai Rp3,57 miliar. Sementara hingga September 2019 sudah mencapai Rp3,2 miliar.

Kegiatan lain yang dikembangkan Kopwantera pengadaan barang sembako bagi anggota. Anggota tinggal memberikan daftar belanjaan setiap awal bulan dan koperasi membelikannya, mereka tinggal ambil, mulai dari beras, minyak goreng, indomie, gula dan sebagainya.  Bulan berikutnya anggota tinggal bayar. 

Selain itu Kopwantera juga menjalin  Kemitraan dengan PT Beeholiday Mitra Usaha, melayani penjualan tiket pesawat dan paket tour dan  dengan Koperasi Nusantara melalui “Cooppay” melayani multipayment (pembayaran listrik, telpon, BPJS dan lainnya).  Koperasi membayar semua tagihan anggota dan kemudian anggota tinggal membayar ke koperasi sebelum tanggal 20.

Kopwantera juga bekerja sama dengan Koperasi Jasa Umroh dan Haji Indonesia (KUHINDO) melayani pemberangkatan Umroh bagi anggota koperasi. Tentunya juga Kopwantera kerap mengadakan pelatihan bagi anggotanya yang menjadi wirausaha, seperti mengemas produk dan marketing digital. Kopwantera juga membantu pemasaran tidak saja offline tetapi juga secara daring.

Suasana RAT Kopwantera-Foto: Dokumentasi Kopwantera.

“Ke depannya Kopwantera membuka toko yang akan menjual produk usaha dari anggotanya, dengan sasaran utama makanan dan minuman. Toko ini akan dilengkapi dengan meja dan kursi untuk masyarakat yang ingin mencicipi produk makanan dan minuman di toko itu,” pungkas Yatti (Irvan Sjafari).

Bagikan ke: