Kopsyah BMI Latih 68 Karyawan Baru

TANGERANG—-Presiden Direktur Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia ( Kopsyah BMI) Kamaruddin Batubara mengatakan kebanggaan berkoperasi di kalangan generasi milenial harus terus ditumbuhkan.

“Tidak cukup hanya dengan sekadar teori atau imbauan, tapi juga memberi contoh bagaimana sebuah usaha koperasi itu memberi nilai tambah ekonomi kepada anggota dan masyarakat,” ujarnya.

Dia menegaskan hal itu saat memberi wejangan kepada 68 karyawan baru Kopsyah BMI yang tengah mengikuti pelatihan “Peningkatan Kapasitas SDM” hari ini, Jumat ( 19/7/19) di Tangerang, Banten.

Acara dibuka Kabag Dinas Koperasi Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Ratnawati. Hadir pada kesempatan itu sejumlah  pengurus, Ketua Pengawas Operasional Didi Budiharta dan Ketua Pengawas Syariah Hendri Tanjung dan anggota Dewan Pengawas Syariah Trisiladi Supriyanto.

Menurut Kamaruddin indikator sukses sebuah koperasi dilihat dari kesungguhan implementasi visi dan missi yang diemban. Kopsyah BMI konsisten menerapkan prinsip syariah yang menjadi pedoman pelayanan terhadap anggota.

“Kami  menekankan arti penting penerapan tujuh prinsip syarian bagi semua anggota. Sehingga semua tindakan dilakukan adalah semata untuk kesejahteraan anggota,” tuturnya.

Tujuh prinsip itu adalah Fokus pada keuntungan dunia dan akhirat; Tidak boleh zalim, jujur, amanah, peduli dan qonaah. Value terpenting bagi setiap anggota Kopsyah BMI tukas Kamaruddin terletak pada orientasi pelayanan yang mengedepankan aspek muamalah, tapi juga tetap menjaga nilai-nilai spiritual berlandas ajaran Islam.

Selain sukses kembangkan usaha simpan pinjam, Kopsyah BMI juga jajaki bisnis retail. ” Untuk tahap awal kami buka ritel bahan-bahan bangunan, ke depan kami akan jual aneka produk yang sesuai permintaan pasar,” ujarnya.

Trensetter

Sementara itu Kabag Koperasi Usaha Mikro Ratnawati mengatakan kopsyah BMI sudah menjadi trendsetter perkoperasian di Kabupaten Tangerang.

“Para pengelola koperasi ini sudah memberikan contoh konkret dari arti kerja ikhlas. Karenanya keberadaan Kopsyah BMI menjadi rujukan kami dalam kembangkan koperasi,” ujarnya.

Ratna tak lupa mengingatkan agar Pengurus tidak lengah dengan estafeta kepemimpinan. Para pumpinan Kopsyah saat ini tidak bakal selamanya memimpin, sehingga harus siap dengan regenerasi. (Irm)

Share This:

You may also like...