Koperasi Wirausaha Cempaka Putih Dongkrak Omzet Lewat Bazar

Kegiatan bazar-Foto: Dokumentasi Pribadi.

JAKARTA—–Para wirausahawan di Kecamatan Cempaka Putih bersatu untuk bersama-sama meningkatkatkan usaha. Pada waktu awal terbentuk pada Juli 2018 anggotanya hanya 20 orang dan kini meningkat menjadi 75 orang.

Setiap anggota membayar simpanan pokok Rp150 ribu dan simpanan wajib Rp50 ribu. Pelaku UKM yang bergabung umumnya bergerak di bidang kuliner dan fashion.

Menurut Ketua Koperasi Kecamatan Cempaka Putih Zainal Arifin dengan berhimpun mereka bisa membantu pelaku UKM yang ingin mempromosikan produknya. Salah satu caranya koperasi ini rutin menggelar bazar wilayah dua kali sebulan setiap Jumat, umumnya di Pasar Rawasari.

“Sekarang keuntungan dari sekali bazar sudah mencapai sekira Rp6 juta lebih. Setiap kali bazar koperasi mendapatkan SHU Rp400 hingga Rp500 ribu,” ujar Zainal ketika dihubungi Peluang, Jumat (10/1/20).

Zainal bersyukur Kecamatan Cempaka Putih membantu gerakan koperasi dengan menggunakan ruangan untuk Rapat Anggota.

Lanjut dia, selain membantu promosi, koperasi berupaya mengusahakan pedagang mendapatkan tempat permanen.

“Untuk ke depannya koperasi membuat tambahan bazar di wilayah Rw Rw dan membuat event besar 3 x dalam setahun,” pungkas Zainal yang juga pengusaha tanaman hias dan taman ini.

Salah seorang anggota koperasi, Muamalia  merasa terbantu dengan adanya koperasi. Paling tidak usahanya kini dikenal.  Pedagang nasi kebuli ini mendapat tambahan omzet rata-rata 40 porsi sekali bazar.  Harga per porsi berkisar Rp25 ribu hingga Rp27 ribu.

Usai Rapat Anggota-Foto: dokumentasi Pribadi.

“Kalau sehari-hari kini sudah membuka warung nasi, tidak hanya nasi kebuli, tetapi juga nasi liwet, nasi rica-rica dan masih banyak lagi. Sebelumnya hanya usaha katering berdasarkan pesanan,” kata Muamalia (Irvan Sjafari).

Share This: