Koperasi Abdi Kerta Raharja Adopsi Pola Grameen Bank

Perjuangan panjang membangun rumah ekonomi yang paling membumi di lapisan masyarakat bawah, akhirnya bermuara dengan terpanggilnya Koperasi Abdi Kerta Raharja (AKR) untuk menerima penghargaan KSP Award 2014 katagori koperasi dengan pertumbuhan anggota paling cepat. Koperasi yang berdiri pada 4 Juli 2009 di Kabupaten Tangerang, Banten ini punya peduli yang tinggi terhadap usaha mikro. Seperti dikatakan Hj Farida, ketua koperasi AKR, dalam operasiional usahanya dikhususkan kepada usaha mikro dengan pinjaman tahun pertama maksimal Rp 2 juta dengan masa pengembalian cicilan selama enam bulan.
Selain berjaya dengan unit simpan pinjam (USP) yang menyerap 58 ribu lebih anggota, Koperasi AKR juga mengembangkan pendidikan, pelatihan dan jasa konsultan serta perdagangan umum. Koperasi dengan aset Rp 11,75 miliar ini mengelola USP dengan mengadopsi pola Grameen Bank, yaitu melakukan sosialisasi lebih dulu dengan aparat, tokoh masyarakat, pamong desa, dan masyarakat calon anggota sebelum mencairkan pinjaman ke usaha mikro. Sosialisasi dimaksudkan agar pinjaman tanpa agunan tersebut diketahui khalayak ramai dan akan kena sanksi moral dan lingkungan jika peminjam tidak mengembalikan utangnya.
“Karena tanpa agunan, maka pihak RT sampai lurah atau kepala desa yang mengetahui persis siapa warganya yang perlu dibantu dan benar-benar bergerak di usaha mikro atau usaha kecil,” kata Farida yang juga Kabid Pengembangan UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang.

Share This:

You may also like...