Kopelindo Dari Perdagangan Pangan Hingga Proyek Infrastruktur

Selain menggeluti perdagangan komoditi pangan, Kopelindo memperluas usahanya dalam mendukung proyek infrastruktur dan program prioritas pemerintah.

PEMERINTAH tengah giat membangun infrastruktur untuk meningkatkan daya saing bangsa. Selain Korporasi dan BUMN, koperasi pun terlibat aktif dalam infrastruktur seperti ditunjukan oleh Koperasi Pegawai dan Pensiunan Bulog Indonesia (Kopelindo).

Deddy SA Kodir Ketua Kopelindo mengatakan, Koperasi yang dipimpinnya mendukung upaya pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. “Kopelindo ikut hadir dalam pembangunan infrastruktur seperti,” ujar Deddy.

Keterlibatan Kopelindo dalam kegiatan infrastruktur  di antaranya membangun jaringan dengan pengusaha kecil menengah dan Koperasi maupun BUMDES yang memiliki usaha suplai pasir dan batu sebagai kebutuhan dasar komponen pembangunan infrastruktur. Selain itu, Kopelindo juga memiliki usaha di bidang pembangunan perumahan bekerja sama dengan BUMN, Pemda, maupun masyarakat umum untuk memenuhi kebutuhan perumahan bagi karyawan maupun masyarakat dengan harga yang terjangkau.

Kopelindo bersama dengan PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) dan lembaga lain telah bersiap untuk menjadi mitra bagi investor lain yang ingin berinvestasi dalam program prioritas pemerintah. Ini sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi bangsa.

Deddy menambahkan, selain aktif dalam mendukung infrastruktur, Kopelindo juga mendukung program prioritas pemerintah yang lain yakni kedaulatan pangan. “Kopelindo juga memiliki usaha dibidang perdagangan pangan selain di bidang infrastruktur,” ucap Deddy.

Selama ini kopelindo memiliki empat bisnis utama yakni usaha jasa keuangan simpan pinjam dan pendanaan pada usaha anggota, unit usaha anak perusahaan maupun mitra usaha; usaha jasa lainnya meliputi pengelolaan tenaga PKWT, jasa IT, pendidikan dan kursus, serta usaha jasa angkutan komoditi. Selain itu, usaha bidang infrastruktur, properti dan perumahan; serta usaha bidang perdagangan komoditi pangan dan perikanan.

Atas peran Kopelindo dalam mendukung program infrastruktur, Bappenas mengapreasiasinya sebagai Koperasi Penggerak Pembangunan Tahun 2017 untuk kategori khusus sebagai Koperasi Sekunder yang berkontribusi dalam Pembangunan. Penghargaan ini dimaknai sebagai pengakuan bahwa koperasi masih diakui dan dipercaya dapat berperan untuk pengembangan ekonomi rakyat maupun pendukung program pemerintah di bidang infrastruktur. “Penghargaan dari Bappenas ini semakin memotivasi kami agar usaha koperasi dikembangkan dengan baik dan professional,” kata Deddy.

Ke depan, Deddy berharap dukungan dan pembinaan dari pemerintah terhadap koperasi dapat terus dijaga. “Kami berharap semoga penghargaan semacam ini dapat terus dilakukan oleh pemerintah setiap tahun sehingga dapat membangun semangat dan menumbuhkan gairah bagi usaha koperasi,” pungkasnya.   (Drajat)

 

Share This:

Next Post

Kopdit Obor Mas Terus Menuai Prestasi

Sel Agu 8 , 2017
Konsisten menerapkan prinsip dasar koperasi membuat usaha Kopdit Obor Mas berkembang dan dipercaya sebagai penyalur KUR pertama di NTT. Bappenas menobatkannya sebagai salah satu Koperasi Penggerak Pembangunan 2017 terbaik. DI TENGAH pandangan banyak pihak yang pesimis terhadap koperasi, Kopdit Obor Mas Maumere Nusa Tenggara Timur (NTT) tampil memberi harapan. Konsistensi […]