Kerajinan Serabut Kelapa, Kreativitas Warga Dusun Senowo dari Kediri

KEDIRI—Seorang warga Dusun Senowo, Desa Kencong, Kecamatan Kepung dari Kabupaten Kediri  patut diacungi jempol karena ide kreatifnya.

Namanya Arba’i, gagasannya menyulap serabut kelapa menjadi media tanam bunga hias yang unik dan menarik.

Pria ini sudah dua tahun menekuni tanaman hias.  Belakangan dia melakukan inovasi model kokedama, semacam kerajinan media tanam dari Jepang,  yang dinilainya murah dan efesien.

Kokedama berasal dari kata Jepang yaitu ‘koke’ yang artinya lumut dan ‘dama’ yang artinya bola. Media tanam berbentuk bola dari bulatan lumut hijau. Sehingga nampak bulat hijau indah disekelilingnya.

“Kalau dari negeri asalnya bahan dasarnya  berupa lumut, namun di Indonesia disesuaikan dengan potensi lokal berupa cocopeat atau serabut kelapa yang dihancurkan. Cara budi daya anggrek kokedama berbeda dengan yang menggunakan pot konvensional,” paparnya seperti dilansir Beritajatim, Rabu (16/9/20).

Pola konvensional itu di pot, atau di pakis balok. Tetapi kalau Kokedama tetap menggunakan media arang juga, tapi dilapisi dengan cocopeat.

Cara penanaman anggrek kokedama, mula-mula bagian akar ditali dengan arang kayu menggunakan tali. Kemudian ditutup dengan cocopeat dan dibentuk bulatan bola. Kemudian bagian luarnya dilapisi dengan serabut kasar kulit.

“Keuntungan bertanam dengan kokedama yaitu lebih praktis dalam pembuatannya, lebih mudah perawatannya, serta terlihat lebih indah. Apabila dijual belikan secara online, pengiriman lebih mudah karena bentuk bulatnya lebih praktis,” ungkap Arba’i.

Harga cocopeat di pasaran satu karung dengan berat kisaran 40 kg harganya Rp25 ribu dan bisa digunakan untuk 20-30 cocopit. Untuk serabut kasarnya juga didapat dengan harga murah, satu kantong plastik seharga lima ribu rupiah bisa untuk 20 Kokodema.

Untuk media anggrek ini baru diujicoba sekitar satu setengah tahun lebih dan perkembangannya sudah cukup bagus, ia mengungkapkan masih menunggu berbunga.

“Untuk pemasaran kokedama sudah dikirim ke berbagai kota antara lain Jakarta, Surabaya, Sidoarjo, Ngawi, Jember dan bahkan sampai ke Papua,” pungkas dia.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *