Kemenhub Catat Pengguna Jasa Transportasi Anjlok 70 Persen

Ilustrasi-Foto: Merdeka.com

JAKARTA-—Kementerian Perhubungan megungkapkan kebijakan pembatasan sosial dan banyaknya orang bekerja di rumah memberikan dampak menurunannya pengguna transportasi umum hingga 70 persen.

Juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menuturkan adanya penurunan jumlah penumpang angkutan umum tersebut menunjukkan upaya pemerintah untuk mengurangi mobilitas masyarakat terbilang berhasil. 

“Segala upaya ini diharapkan dapat membantu secara signifikant upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19,” tutur Adita.

Aditya  menyatakan, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan di daerah-daerah. Hasilnya dinas perhubungan di daerah mulai menerbitkan surat edaran terkait penerapan pembatasan sosial di fasilitas transportasi umum.

Salah satunya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Perhubungannya menerbitkan Surat Edaran tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Penularan Infeksi Corona Virus Disease (Covid-19) pada Angkutan Umum di DKI Jakarta dengan pembatasan sosial.

Surat edaran tersebut ditujukan agar seluruh operator angkutan umum yang memiliki wilayah operasi di Jakarta menerapkan pembatasan sosial tanpa terkecuali untuk mencegah penularan virus Corona.

Kemenhub sudah menjalankan arahan Presiden Joko Widodo untuk melakukan langkah menjaga jarak di seluruh angkutan publik baik darat, laut, dan udara. Kemenhub juga meminta seluruh operator transporpasi untuk menjalankan semaksimal mungkin upaya untuk turut memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

Pihaknya juga melakukan penyemprotan sarana dan prasarana angkutan publik, menyediakan hand sanitizer, mengukur suhu petugas maupun penumpang, dan mengatur penyusunan tempat duduk penumpang serta menyediakan masker bagi penumpang yang sedang batuk atau flu.

Antrean penumpang juga diatur agar terjaga jaraknya di area pelabuhan, bandara, stasiun, dan terminal bus.

“Langkah berupa pengurangan jumlah penumpang dalam satu gerbong kereta api misalnya hingga minimal 50 persen pun telah dijalankan,” pungkas Adita.

Share This: