Kawasan Bisnis Tugu Koperasi Diluncurkan

Pusat bisnis ini sarat dengan idealisme, semangat gotong royong dan komersial.

Untuk mengenang perjuangan para founding fathers koperasi sekaligus memberi manfaat ekonomi, maka Forkom KBI yang dikomandani oleh Iwan menggagas  program revitalisasi dengan membangun Kawasan Bisnis Tugu Koperasi. “Pembangunan Kawasan Bisnis Tugu Koperasi tidak hanya untuk nilai komersial, namun juga ada idealisme dan gotong royong,” ucap Iwan.

Pembangunan Kawasan Bisnis Tugu Koperasi resmi diluncurkan oleh Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga bersama Ketua Dekopin Nurdin Halid, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Banyumas Achmad Husein di rangkaian acara Peringatan Harkopnas ke-72 di Purwokerto, Banyumas Jawa Tengah.

Rencananya di atas lahan seluas hampir satu hektare akan dibangun hotel bintang 4 dengan fasilitas roof top yang pertama di kota Tasikmalaya. Selain itu, akan ada kawasan bisnis yang di antaranya diperuntukkan bagi pusat UKM kota tersebut.

Investasi pembangunan kawasan diperkirakan sebesar Rp200 miliar. Dana sebesar itu akan dihimpun dari partisipasi koperasi. Seluruh Koperasi diundang bergabung sebagai anggota dengan partisipasi simpanan pokok Rp10 juta dan simpanan wajib Rp25 juta. Diperkirakan return on investment (RoI) sebesar 13%-14% dengan balik modal pada tahun ke delapan. Untuk itu, akan dibentuk koperasi sekunder dengan nama Koperasi Perisai Karya Anak Bangsa.

Dilihat dari sejarahnya, kata Iwan, gagasan pembangunan Kawasan Bisnis Tugu Koperasi muncul setelah pertemuan dengan Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga yang mengajak Forkom KBI melakukan gebrakan untuk menandai kebangkitan gerakan koperasi di Tanah Air. “Menteri juga mengundang kami melihat langsung Tugu Koperasi di Tasikmalaya yang ternyata kondisinya sangat memprihatinkan. Aset koperasi tidak terpelihara padahal di tempat itu Kongres Pertama yang dihadiri oleh 500 patriot koperasi,” pungkas Iwan.

Tabungan Wisata KSP SB Mulai Berkibar

KSP SB terus melakukan inovasi melalui produk dan layanannya untuk memenuhi kebutuhan anggota. Salah satunya dengan meluncurkan produk Tabungan Wisata (Tawis) KSP SB. Sekadar informasi, produk ini dikenalkan pada RAT Tahun Buku 2017 yang diselanggarakan April 2018.

Vini Noviani, Ketua Pengurus KSP SB mengatakan Tawis mendapatkan respons positif dari anggota. Ini dibuktikan dengan keberangkatan pertama sebanyak 48 anggota yang sudah menabung melalui Tawis selama satu tahun. “Anggota Tawis sudah diberangkatkan ke Belitung,” katanya.

Sesuai namanya, produk ini memang ditujukan untuk liburan dan rekreasi. Anggota hanya perlu menabung secara reguler sehingga ketika tiba hari H, tidak perlu lagi merogoh kocek terlalu dalam.

Peserta Tawis tahap kedua sebanyak 42 orang rencananya akan diberangkatkan ke Turki pada September nanti. Adanya destinasi domestik dan luar negeri semakin memperkaya pilihan bagi anggota yang ingin menabung di Tawis. (Kur).

Share This: