Jurus Sang Raja Biskuit Di Tengah Pandemi

50 Tahun Khong Guan Group melayani konsumen Indonesia dengan produk-produk terbaik dan berkualitas. Perusahaan juga mendukung upaya Pemerintah untuk melakukan social distancing dengan menyediakan layanan antar kepada konsumen.

Seluruh negara di dunia termasuk Indonesia kini sedang berjibaku mengatasi dampak virus corona (Covid-19). Hampir seluruh sektor melemah karena wabah pandemi tersebut. Barang-barang konsumsi (consumer goods) merupakan salah satu sektor yang terdampak. Namun, Khong Guan Group sebagai pemimpin pasar biskuit di Indonesia tetap optimis menghadapinya.

Mochamad Reza, Marketing Manager Khong Guan Group mengatakan, dari sisi produksi  masih berjalan dengan normal. Ini menandakan permintaan pasar yang tetap terjaga di tengah ancaman Covid-19. “Dari sisi produksi masih sesuai rencana karena permintaan tetap ada,” ujar Reza.

Saat ini Khong Guan Group memiliki 500 jenis produk dengan brand utama yaitu Khong Guan, Nissin, Monde, dan Serena. Selain itu, terdapat 100 jenis kaleng biskuit yang diproduksi. Jumlah ini jauh melebihi produksi kompetitor yang umumnya hanya 2-3 jenis kaleng saja.

Sebagai perusahaan yang sudah puluhan tahun malang melintang dalam industri makanan, khususnya biskuit, Khong Guan sudah berpengalaman menghadapi segala macam situasi. Oleh karenanya, mereka pun yakin dapat mengatasi tantangan sekarang.

Di tengah pembatasan mobilitas masyarakat untuk mencegah penularan virus, Khong Guan Group menerapkan strategi layanan antar (delivery services). Dengan layanan ini konsumen tidak perlu keluar rumah namun barang diantar oleh pihak Khong Guan bekerja sama dengan perusahaan antarmakanan. 

Reza, menambahkan, agar kebutuhan gizi tetap terpenuhi saat harus tinggal di rumah, seyoyganya masyarakat menyimpan makanan praktis seperti biskuit. “Biskuit kan praktis tinggal makan dan tidak perlu dimasak,” ucap alumnus Universitas Padjajaran ini.

Meski di tengah pandemic, ia yakin pasar biskuit akan tetap tumbuh. Setidaknya ada dua faktor yang memengaruhi yaitu budaya dan keunggulan produk. Meski untuk Lebaran kali ini Pemerintah melarang masyarakat untuk mudik, sehingga kebiasaan pada saat lebaran untuk saling mengunjungi sangat terbatas, dimana ini berimbas pada pada pasar biskuit yang kerap dijadikan buah tangan pada saat saling mengunjungi. Tetapi masyarakat Indonesia memiliki budaya untuk berbagi dan saling membantu sesamanya. Apalagi pada saat pandemic ini berbarengan dengan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.

Biskuit masih dijadikan penganan untuk dibagikan kepada sesama yang membutuhkan selain tentunya sembako. Hal ini dikarenakan biskuit merupakan penganan yang praktis, higienis dan memiliki kandungan gizi yang cukup. Budaya ini tentu saja menguntungkan produsen. Ini dibuktikan dengan dengan masih besarnya permintaan baik dari pasar modern maupun pasar tradisional. 

Selain budaya, kualitas produk juga sangat menentukan pilihan masyarakat. Khong Guan sebagai raja biskuit di Indonesia memiliki aneka macam produk yang dapat dipilih sesuai dengan selera individu. Produk Khong Guan juga mudah dijumpai dari pasar modern sampai pasar tradisional bahkan hingga warung kaki lima. Harganya pun sesuai dengan isi kantong orang kebanyakan. “Produk Khong Guan Group dibuat sesuai dengan selera sebagian besar masyarakat Indonesia,” ujar Reza. 

Dengan berbagai keunggulannya tersebut, wajar saja jika Khong Guan Group tidak tergoyahkan sebagai kampiun di pasar biskuit di Tanah Air. Tahun ini, Khong Guan Group akan memasuki usia emas yaitu 50 tahun. 

Khong Guan Group menyadari keberhasilannya tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan konsumen. Oleh karenanya, dalam peringatan ulang tahun emas Perusahaan nanti rencananya akan melakukan beragam aksi sosial seperti membagikan paket biskuit, sarung dan lainnya kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ulang tahun yang diisi dengan tanggung jawab sosial perusahaan merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Sebab, dukungan dan kepercayaan konsumen sangat berarti bagi pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. “Khong Guan Group tumbuh dan berkembang berkat dukungan dan kepercayaan konsumen,” pungkasnya.  (Kur)

Share This: