JALAN PANJANG RULLI NURYANTO

PENGABDIAN panjang itu akhirnya tak sia-sia. Perjuangan meniti anak tangga tertinggi sebagai pejabat negara telah dilalui oleh Rulli Nuryanto. Ia kini dipercaya menjabat sebagai Deputi Bidang Pengembangan SDM di Kementerian Koperasi dan UKM. Ada kepuasan tersendiri bagi pria kelahiran Jakarta 11 Maret 1967 ini diangkat menjadi Deputi setelah melalui proses seleksi. Karena jabatan tersebut tidak sekadar asal tunjuk  “Saya tetap mengikuti bidding (lelang jabatan) melalui serangkaian tes tertulis cukup ketat hingga wawancara. Pengalaman yang cukup panjang mengabdi di kementerian ini membuat saya relatif bisa menjawab pertanyaan wawancara hingga membuat makalah,” ujarnya kepada PELUANG berapa waktu lalu.

Karir sarjana ekonomi jurusan manajemen dari UPN Veteran Yogyakarta ini dimulai pada awal 1992, saat ia lulus tes CPNS di Palembang dan ditempatkan di Kantor Wilayah Departemen Koperasi Sumatera Selatan. Satu setengah tahun berselang ia pindah ke Direktorat Aneka Jasa, Ditjen Pembinaan Koperasi di Jakarta.

Kendati sudah menduduki jabatan cukup lumayan, namun semangat Rulli untuk terus menimba ilmu agaknya tak kunjung padam. Pada 1998 ia melanjutkan kuliah pascasarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia setelah mendapatkan beasiswa dari Bappenas. Usai menyadang sarjana S2, Rulli makin serius meniti karirnya, mulai dari Staf Deputi Bidang Kelembagaan, Kepala Bidang Badan Hukum Koperasi, Asisten Deputi Urusan Kebijakan Pendidikan Koperasi hingga Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan SDM  pada 2015. Selanjutnya pada November 2018 lalu, Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga melantiknya menjadi Deputi Bidang Pengembangan SDM Koperasi dan UKM. Selesaikah pencapaian Rulli ? “Perjuangan saya masih panjang, saya ingin maksimal dalam menjalankan program peningkatan kapasitas SDM Koperasi dan UKM,” tutur pejabat yang pernah punya cita-cita menjadi penyiar radio ini. Bakat seni menurun dari ayahnya yang dulu suka menyanyi keroncong. “Sampai sekarang saya menyanyi. Bisa tampil kalau diminta,” selorohnya. Lantaran jiwa seninya itu Rulli mudah bergaul dengan segenap rekan dan mitra kerjanya. Kendati sukses berkarir di jalur birokrasi, Rulli berharap kalangan muda era Revolusi Industri 4.0: tidak hanya memilih kerja sebagai pegawai. Ia berharap jebolan perguruan tinggi juga memilih karir di dunia usaha sehingga tidak saja membuat daya saing ekonomi Indonesia menguat, tapi juga dapat membuka lapangan kerja seluas mungkin bagi generasi berikut.  (Yuni)

Share This:

You may also like...