Inovasi Mahasiswa UTM, Jagung Jadi Produk Kerupuk

Ilustrasi-Suasana KKN Universitas Trunojoyo Madura-Foto:Istimewa

SAMPANG—-Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) berhasil  membuat inovasi memanfaat jagung jadi produk olahan kerupuk yang bernilai.  Inovasi ini ditunjukan ketika melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Bringin Nonggal, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang.

Alifiah Lisna Oktaviani,  penanggung jawab pengolahan produk unggulan tersebut mengatakan, inspirasi menyulap jagung menjadi krupuk itu berawal ketika melakukan survei pelaksanaan KKN di Desa Bringin Nonggal pada beberapa bulan lalu.

“Komoditas jagung yang berlimpah kurang dimanfaatkan secara maksimal oleh warga dan terbatas hanya dijual sebagai jagung. Padahal jagung bisa diolah menjadi produk yang bernilai jual tinggi,” ujar Alifiah., Kamis (11/7) seperti dikutip dari Berita Jatim.

Para Mahasiswa peserta  KKN pada Rabu (10/7/2019) berhasil membuat inovasi untuk memanfaatkan jagung supaya dapat dijadikan sebagai olahan yang menarik yakni “Kerupuk Jagung” bersama ibu-ibu PKK setempat.

Alifiah mengungkapkan proses pembuatan krupuk jagung tak sulit, namun hanya memakan waktu yang lama di bagian pengeringannya. Hal itu sebenarnya bergantung pada kondisi cuaca.

“Pengolahan krupuk jagung tersebut sangat cocok dijadikan industri rumah tangga sebab tak membutuhkan modal banyak. Yakni, hanya bermodalkan Rp100 ribu mampu meraup keuntungan seperempatnya,” papar perempuan asal Lamongan ini.

Awal prosesnya yakni menghaluskan bawang putih dan bahan utamanya jagung dengan cara blender yang dicampur air. Setalah itu, mencampuri adonan yang telah halus dengan tepung terigu dan tapioka dan menambahkan beberapa penyedap garam serta diberi daun bawang.

Selanjutnya semua adonan diaduk hingga tercampur rata berbentuk lonjong panjang dan masukan ke dalam panci yang telah berisi air mendidih untuk direbus. Jika telah matang lalu ditiriskan yang kemudian dijemur hingga kering dan krupuk yang mentah siap digoreng.

Ilustrasi-Foto:Beritajatim

Tak hanya itu, para mahasiswa KKN 26 UTM juga memberikan pelatihan packaging yang tujuannya untuk menarik minat konsumen dan juga pemasaran daring seperti yang telah marak dilakukan saat ini.

Share This:

You may also like...