Imbas Pembatasan Medsos, Omzet Pelaku Sejumlah UKM Menurun

ilustrasi-Foto:Posmetropadang

JAKARTA—- Beberapa Hari ini Nuke Lugina Soraya tampak lebih sibuk dari biasanya di toko miliknya di Kompleks Ujung Berung Indah, Bandung.  Pemilik brand Zoraya untuk bisnis busana muslim ini hanya bisa mengandalkan penjualan di tokonya.

Pasalnya, pembatasan media sosial yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemoninfo)  berdampak pada penjualan secara daring,

 “Dampaknya besar sekali, omzet penjualan turun hingga 50 persen. Orang-orang yang sudah tahu akhirnya memilih datang ke tempat toko kami. Untung ada toko offline, hingga membantu,” ujar Nuke, ketika dihubungi Peluang, Jumat (24/5).

Sementara pelaku UMKM lainnya Wiwin Winarsih  dari Bandung lainnya mengatakan bisnis kerajinan bunga kering yang pemasarannya dilakukan secara daring menjadi terdampak.  Pihaknya menjadi sulit mengirim foto contoh produk via Instagram, WhatsApp, maupun Facebook.  Meskipun demikian selama berapa hari ini omzet penjualannya hanya turun sedikit.

Pelaku UKM di Pekanbaru, Riau juga mengaku terdampak kebijakan pembatasan medsos.  Novi, pebisnis online shop di Kota Pekanbaru, Riau. Mengakui merugi hingga Rp5 juta, lantaran akses media sosial (medsos) miliknya tak bisa digunakan secara maksimal.  “Kami memang bergantung dengan kehadiran Medsos, untuk mempromosikan jualannya, seperti memanfaatkan Facebook, Instagram hingga Twitter,” ujar dia seperti dikutip dari Riau1.

Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara membatasi akses jaringan Facebook, Instagram, dan Whatsapp untuk sementara waktu guna meredam penyebaran hoaks lewat Medsos dari dampak aksi 22 Mei. Alasannya, penyebaran video dan foto memiliki pengaruh psikologis yang sangat besar bagi penerimanya.

“Kebijakan pembatasan akses media sosial terpaksa dilakukan demi menjaga persatuan dan kesetuan bangsa dan negara.  Kami  meminta maaf kepada pihak-pihak yang terkena dampak pembatasan akses media sosial, terutama para pelaku bisnis online,” (van).

Share This:

You may also like...