Ibu Sarweni Terima Hibah RSH ke 177 dari Kopsyah BMI

TANGERANG—-Sudah setahun ini Ibu Sarweni (54) bersama suaminya Sawari (53) dan anaknya Syamsudin (27) tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan.Tinggal di rumah yang  atapnya bocor, dinding kayu yang semakin rapuh, membuat Ibu Sarweni dan keluarganya  tidak bisa tidur dengan tenang.

Warga Kampung Bojong Nangka, Desa Subang, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang ini  kerap terpaksa harus ikut menumpang tidur dirumah menantunya saat hujan dan angin datang.

Sebagai orangtua, menumpang tidur di rumah anaknya, bukanlah sesuatu yang menyenangkan. Kondisi ini yang membuat terkadang mencoba bertahan dirumah yang selalu dikhawatirkannya.

Untuk memperbaiki rumah, kondisi ekonomi keluarga ini tidak mampu. Sehari-hari Bu Sarweni mendapat penghasilan tidak menentu sebagai perajin keset. 

Sang Suami bekerja sebagai penjual tahu keliling dengan penghasilan Rp40 ribu per hari.  Sementara Syamsudin bekerja sebagai buruh pabrik tahu dengan gaji Rp250 ribu per minggu.

Bu Sarweni tinggal bersama suami dan anaknya Samsudin (27) belum menikah. Keseharian ibu Sarweni sebagai pengrajin keset rumahan, suaminya penjual tahu keliling yang berpenghasilan Rp. 40 ribu perhari, sedangkan Samsudin bekerja sebagai buruh dipabrik tahu dengan gaji Rp. 250 ribu perminggu.

Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) mengetahui kondisi rumah dari anggotanya. Untuk itu Kopsyah BMI  memberikan bantuan Hibah Rumah Siap Huni kepada keluarga ini. Biaya pembangunan  sebesar Rp46 juta kepada keluarga ini (Rp1.000.000,- Infak dari keluarga Ibu Sarweni. sisanya Rp45 juta dari Kopsyah BMI) . 

Pada Senin, (26/8/19) acara serah terima Hibah RSH rampung dilakukan. Rumah ibu sarweni berdiri permanen, kuat dan kokoh. Tak ada lagi rasa khawatir dan takut tak kala hujan itu kembali datang.

“Alhamdulillah, terimakasih Kopsyah BMI  telah membantu membangunkan rumah untuk saya. sekarang kami enggak khawatir lagi kalau hujan tiba.  Akhirnya, harapan saya bisa kumpul bersama di rumah ini bersama anak dan cucu saya saat hari raya bisa terwujud,” ucap Ibu Sarweni (van).

Share This:

You may also like...