Ibu Aisyah Terima Hibah RSH ke 174 dari Kopsyah BMI

SERANG-—Lima belas tahun sudah, Ibu Aisyah (54) tinggal di gubuk dari bilik bambu dalam kondisi memprihatinkan. Warga  Desa Sukamenak, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Provinsi Banten ini memang tergolong dalam kategori kaum dhuafa.

Ibu Aisah tinggal dengan suami dan kedua anaknya. Sang suami, Khusni (63) bekerja sebagai buruh tani dan penjaga kerbau milik orang lain untuk makan sehari-hari keluarganya.

Informasi kehidupan keluarga Ibu Aisyah ini  diperoleh seorang staf lapangan dari Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) kemudian diteruskan kepada manajer KCP. 

Manajer Bidang dan Manager Pemberdayaan Anggota menindak lanjuti informasi ini dan memverifikasi kelayakan penerima Hibah Rumah Siap Huni.  Setelah disetujui rumahnya segera dibangun dan keluarga Ibu Aisyah tidak lagi hidup di rumah yang tidak layak huni.

“Alhamdulillah setelah dibangun rumah saya sangat nyaman dan benar benar siap huni.  Jika ingat keadaan sebelumnya suka sedih karena kalau hujan kebocoran saya harus mengungsi kerumah tetangga. Terimakasih yang tak terhingga sama Kopsyah BMI,” ujar Ibu Aisah, usai serah terima Rumah Siap Huni, Selasa (20/8/19).

Total biaya pembangunan rumah mencapai  Rp46 Juta.  Semua biaya berasal dari Kopsyah BMI. Ibu Aisah sebetulnya sudah mengumpulkan sedikit uang untuk rencana perbaikan rumah.

Sayang seribu sayang,  anak sulung Bu Aisah menderita penyakit kista, belum genap setahun meninggal dunia. Sehingga persiapan untuk bangun rumah terpakai untuk biaya pemakaman dan tahlilan anaknya (van).

Share This:

You may also like...