Hanya 10 Persen Koperasi di Kota Bandung Sehat

Ilustrasi-Foto: Instagram Humas Kota Bandung.

BANDUNG—Dari 7.000 Koperasi yang tercatat di Kota Bandung, hanya 700 atau 10% saja Koperasi yang memiliki pengelolaan yang sehat dan baik.  Untuk itu Wali Kota Bandung Oded M. Danial mendorong Dekopinda harus menemukan rumus jitu untuk bagaimana memacu, membina, dan mengembangkan UMKM.

“Koperasi tidak hanya produktif, tetapi juga pada level berkualitas. Agar bisa sampai level berkualitas, Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Bandung harus membina koperasi lebih keras lagi,” ujar Oded dalam keterangan tertulisnya, Minggu (15/11/20).

Musda kali ini diharapkan agar Dekopinda Kota Bandung melalui kepengurusan yang baru dapat menciptakan iklim usaha yang baik, melalui pembinaan terhadap UMKM dan Koperasi yang terintegrasi dan satu padu agar menciptakan sebuah kesinergian yang makin kokoh.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Dekopinwil Jawa Barat, H. Mustofa Jamaludin, Kepala Dinas UMKM Kota Bandung, Atet Dedi Handiman, para penasehat dan majelis pakar.

Sementara itu, Ketua Dekopinda Kota Bandung Usep Sumarno menyatakan, lembaganya hadir sebagai mitra pemerintah. Oleh karenanya, otoritasnya terus berkolaborasi dengan pemerintah melalui Dinas UMKM Kota Bandung.

Dekopinda Kota Bandung berupaya menampung dan mengkaji aspirasi tentang kebutuhan-kebutuhan UMKM. Baik dalam segi pembinaan dan peningkatan skill.

“Melalui diklat atau workshop hingga bantuan dalam hal permodalan usaha,” ucap dia.

Usep mengakui, di era yang semakin kompetitif ditambah dengan adanya pandemi Covid-19 membuat iklim usaha terganggu. Tantangan bagi pelaku usaha semakin berat.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *