H. Rakiman Buktikan KUD Mampu Memutar Bisnis Skala Besar

ERA KEJAYAAN Koperasi Unit Desa (KUD) memang sudah dua dasa warsa berlalu. Citra koperasi top down ini melorot seiring tumbangnya rezim Orde Baru. Ribuan KUD pun bergelimpangan dan di sana sini hanya tersisa papan nama. Namun tidak demikian halnya dengan perjuangan H Rakiman. Pegiat koperasi yang menjadi Ketua KUD Sawit Jaya Desa Suka Mulya, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, ini membuktikan bisnis KUD masih bertaji bahkan sanggup kelola omset ratusan miliar. Sebagai bukti kepiawaiannya menjalankan usaha, KUD yang dipimpinnya meraih penghargaan Koperasi Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2019. Penghargaan  disematkan oleh Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga, Kamis (11/7/19) dalam perayaan Hari Koperasi Nasional ke 72  di Purwokerto, Jawa Tengah.  Sukses diterima KUD Sawit Jaya adalah kali kedua setelah pada tahun 2009 juga menerima penghargaan yang sama. KUD terbaik di Kampar ini menoreh prestasi bisnisnya setelah melakukan amalgamasi di tahun 1995. Kesadaran para anggota yang berasal dari gabungan enam KUD ini untuk bersatu menghadapi kesulitan jadi modal besar untuk menuai prestasi melalui pendirian KUD gabungan, Sawit Jaya. Selain itu bantuan pemerintah daerah untuk koperasi ini cukup besar terutama dalam mencarikan investor yang mau menanamkan modalnya di pabrik sawit. Usaha koperasi dikembangkan melalui Unit Usaha Otonom (UUO) yang tersebar di 13 lokasi, koperasi dengan anggota lebih dari 7.000 orang. Di balik keberhasilan membukukan omset yang fantastis untuk wilayah Kampar itu, nama H Rakiman patut dicatat sebagai penjaga kelangsungan sukses KUD ini.

Kendati baru bergabung dengan KUD Sawit Jaya pada 2005, namun Rakiman bukanlah wajah baru di dunia koperasi. Mantan militer kelahiran Perbaungan, Sumatera Utara 17 Agustus 1955 ini sebelumnya sudah menimba ilmu koperasi di Primkopad selama enam tahun dengan jabatan bendahara dan disusul dengan posisi ketua pengurus.

Lewat tangan dingin Rakiman, KUD Sawit Jaya terus menggodok kinerjanya dengan manajemen dan usaha yang solid. Selain usaha perkebunan kelapa sawit,  KUD ini juga mengembangkan usaha lain seperti Unit Simpan Pinjam, Transportasi dan Unit Warung Serba Ada serta berbagai usaha lainnya. Berbagai terobosan usaha yang dilakukan, kata Rakiman adalah upaya memaksimalkan potensi anggota sehingga memberikan manfaat kepada anggota dan masyarakat. “Kami sudah lama membuktikan bahwa koperasi mampu jadi penopang perekonomian di desa, setidaknya di wilayah kami,” pungkas Rakiman,  ayah empat putra ini.  (Irsyad Muchtar)

Share This:

You may also like...