Gunung Es Yuyun

Datang lebih awal satu jam  dari jadwal on air di studio TV Kompas, Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti terlihat asyik ngobrol dengan sejumlah awal stasiun televisi berita tersebut. Topiknya gak jauh dari tragedi yang menimpa gadis malang, Yuyun yang kasusnya memang terjadi di Provinsi Bengkulu.  Tragedi Yuyun menjadi cambuk bagi pemerintah daerah untuk memerangi kemiskinan dan penyakit sosial, kata mantan Bupati Musi Rawas dua periode ini didampingi istrinya, Lily Madari.  “Kita sedih atas kepergian Yuyun yang tragis dan kita marah kepada para pelakunya, tapi kasus ini jadi pelajaran keras untuk mengatasi kemiskinan dan penyakit sosial,” ujarnya lagi.

ridwan mukti

Memimpin Bengkulu sebagai provinsi tertinggal di Sumatera, adalah perjuangan yang butuh totalitas. Namun juga sekaligus tantangan bagi Ridwan Mukti yang sebelumnya sukses mengantarkan kabupaten tertinggal Musi Rawas menjadi kabupaten cukup bergengsi di Sumatera Selatan. Modal memimpin itu lah yang akan ditularkan putra Lubuk Linggau kelahiran 21 Mei 1963 ini untuk membangun Bengkulu. Kasus Yuyun di Padang Ulak Tanding, kata Ridwan adalah fenomena gunung es dari rantai kemiskinan yang akut. Itu sebabnya, pada tahun  pertama kepemimpinannya, politisi yang  alumni Fakultas ekonomi Universitas Islam Indonesia ini bakal serius memprogramkan pembangunan 670 desa tertinggal di Provinsi Bengkulu. Selamat berjuang pak gubernur. (Irsyad Muchtar)

Share This:

You may also like...