Gubernur NTB Resmikan Pabrik Minyak Kayu Putih Terbesar di Dunia

Ilustrasi-Humas Provinsi NTB.

BIMA—-Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah meresmikan panen perdana sekaligus pabrik minyak kayu putih yang dikelola PT Sanggaragro Karya Persada di Desa Oi Katupa, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima, Kamis (12/12/19).

Pabrik ini diklaim sebagai pabrik minyak kayu putih terbesar di dunia berada di Kaki gunung Tambora dibangun 2018 lalu.  Zulkieflimansyah melihat proses pembuatan mulai dari panen di pohon hingga menjadi minyak kayu putih yang siap dipasarkan.

“Kita akan deklarasikan bahwa NTB jadi pusat minyak kayu putih,” kata Gubernur yang karib dipanggil Bang Zul tersebut.

Zulkieflimansyah  mengatakan, hadirnya industri membuka peluang bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan-lahan kosong.

Ke depan akan dibangun sekolah khusus di lokasi pabrik tersebut. Hal ini dilakukan untuk menjamin sumber daya manusia yang akan mendukung keberlangsungan pabrik tersebut.

“Hal ini juga dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat lokal. Sehingga tidak lagi mengambil tenaga kerja dari luar,” pungkas Bang Zul.

“Berikutnya, tantangan kita ke depan, di tempat ini dibangun sekolah atau SMK yang punya kaitannya dengan minyak kayu putih ini,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Direktur PT Sanngragro Karya Persada Jimmy Sumitro menjelaskan pabrik minyak kayu putih ini didukung mesin penyulingan modern. Kapasitas produksi daun minyak kayu putih sekira 60 ton per hari.

“Dari 60 ton bisa dihasilkan minyak sebesar satu ton setara dengan nilai uang Rp300 juta,” ucap Jimmy.

Untuk panen pertama baru bisa mengolah daun minyak kayu putih sekitar 30 ton.  Lanjut dia lahan yang dimanfaatkan lima hektare. Namun baru ditanam separuhnya.  Hanya saja bibit masih disuplai dari luar NTB.

Share This:

You may also like...