Giliran Kabupaten Purwakarta Masuk Masa Panen Raya

Ilustrasi-Foto: Suara Tani.

PURWAKARTA-–Kabar baik di tengah pandemi Covid-19 datang dari Kabupaten Purwakarta. Sebanyak 50 hekatare area persawahan di Kecamatan Tegalwaru, berhasil dipanen oleh Dinas Pangan dan Pertanian Pemkab Purwakarta bersama Gabungan Kelompok Tani (gapoktan) Desa Warung Jeruk Kecamatan Tegalwaru.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Agus Rachlan Suherlan mengatakan untuk bulan April ini sedang masuk musim panen raya sehingga rata-rata panen setiap hari lebih dari 200 hektare.

Pada Maret 2020, luas panen padi sebanyak 4.451 hektare, setiap hari rata-rata panen sekitar 140 hektare.

“Panen padi kemarin dari luas tanam mencapai 134 hektare dan panennya mencapai 274 hektare,” ujar Agus  Rabu (15/4/20).

Pemkab Purwakarta meyakini  April ini akan panen sekitar 5.100 hektare. Dengan asumsi produktivitas perhektare minimal 6 ton gabah kering giling, diperkirakan menghasilkan padi sekitar 30.600 ton, eqivalen dengan 19.200 ton beras.

Produksi April, surplus sekitar 12 ribu ton karena untuk kebutuhan konsumsi daerah dengan jumlah penduduk 950.660 jiwa, diperkirakan kebutuhan beras untuk se bulan hanya sekitar 7.100 ton.

“Pada Mei 2020,  kami menargetkan panen seluas 4.800 hektare dan panen untuk tahun 2020 ini optimis mencapai target panen sekitar 40 ribu hektare,” imbuh dia.

Sementara Ketua Kelompok Tani Sri Asih I Desa Warung Jeruk Kecamatan Tegalwaru, Abdul Rojak mengaku di tengah pandemi Covid-19 para anggota kelompok tani tetap menggarap persawahan.

Petani akan memaksimalkan potensi lahan dan Air dan saat ini pun kelompok taninya sudah menerima bantuan benih yang siap sebar. Para petani menanam padi Varietas Inpari 32 dengan  hasil sangat memuaskan.

“Dari biasanya rata-rata provitas 7 ton per hektare gabah kering panen, saat ini dari ubinan kami mencapai 8,3 ton per hektare atau sekitar 7.25 ton gabah kering giling. Hasil ini meningkat dari tahun tahun sebelumnya,” pungkasnya.

Share This: