Gelar RAT Teleconference Makmur Mandiri Raih Muri

 

Mutu perkoperasian di tanah air kian menunjukkan citra bisnis membanggakan. Prestasi kinclong kali ini diraih KSP Makmur Mandiri yang mencatatkan diri sebagai koperasi pertama menggelar RAT dengan video teleconference.

KEPUTUSAN Tumbur Naibaho (Ketua Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri) untuk membangun infrastruktur aplikasi berbasis teknologi informasi komunikasi dengan video teleconference sejak enam bulan yang lalu pas dengan keinginan Presiden Joko Widodo, agar gerakan koperasi mengikuti perkembangan teknologi.

Berkah dari keseriusan untuk beradaptasi dengan teknologi informasi berbasis digital itu,  Museum Rekor Indonesia (Muri) memberikan penghargaan kepada KMM sebagai koperasi pertama menyelenggarakan Rapat Anggota berbasis video conference.

Penghargaan bergengsi itu diserahkan Wakil Direktur Muri, Jusuf Ngadri kepada Tumbur Naibaho dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun Koperasi ke-71 se-Jawa Barat yang dipusatkan di Kota Karawang, Jumat (27/7/18).

Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring yang hadir pada acara tersebut memberikan apresiasi kepada KMM yang dinilai telah ikut mengharumkan citra perkoperasian di tanah air.

“Penggunaan teknologi informasi seperti yang dilakukan KSP Makmur Mandiri sudah menjadi tuntutan zaman. Dengan penggunaan teleconference ini, maka koperasi akan memangkas biaya, terutama untuk RAT,” tuturnya.

Dia mencontohkan kalau secara manual, maka penyelenggara RAT harus mengundang sekian banyak orang dalam satu tempat, memakan biaya transportasi dan akomodasi. Dengan adanya teleconference, maka biaya itu bisa dihemat.

“Ini pertama kali dilakukan sebuah koperasi dan ini bisa contoh bagi koperasi lain. Penggunaan teknolgi video teleconference,” sambung Meliadi.

Penghargaan Muri yang diperoleh KMM kata Tumbur Naibaho, merupakan modal kuat dan sekaligus pembuktian terhadap kinerja manajemen yang selama ini dibangun dengan standar profesional.

“Puji syukur kepada Tuhan. Mudah-mudahan penghargaan ini akan memberikan kami semangat untuk meningkatkan kinerja,” ujarnya kepada Peluang seusai acara.

Aplikasi video teleconference, lanjutnya, bakal memotong biaya operasional rapat internal KMM yang sebelumnya memakan biaya relatif besar. Melalui program ini, jika KMM ingin RAT, atau rapat pleno maupun rapat penting lainnya, sebanyak 100 manajer cabang yang tersebar di berbagai provinsi tidak perlu harus hadir ke kantor pusat .

Menurut Tumbur, pada Januari 2019 mendatang penggunaan teknologi ini sudah dijalankan bukan saja untuk RAT, tetapi juga pertemuan mingguan setiap cabang.

Berdasarkan Anggaran dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KMM dan Peraturan Khusus tetang Rapat Anggota, Pra RAT yang membahas rencana kerja tahun 2019 akan diselenggarakan pada Desember 2018 di setiap kantor cabang.  Sedangkan RAT Tahun Buku 2018 direncanakan pada Januari 2019 dipusatkan di Bekasi atau Karawang. RAT model baru ini akan diikuti oleh para anggota di 24 lokasi melalui video teleconference.

Pilihan lokasi RAT video teleconference akan fokus di Provinsi Jawa Barat, mengingat kantor cabang dan para anggota cabang paling banyak ada di provinsi ini. Titik RAT Video Teleconference antara lain akan dipusatkan di Bandung, Sukabumi, Purwakarta, Depok, Bogor, Bekasi, Karawang, Cikarang dan Cirebon. Daerah lainnya adalah Tangerang (Banten) dan Pematang Siantar (Sumatera Utara).

Tumbur berharap, melalui penghargaan ini KMM yang kini sudah memiliki 100 cabang di 16 provinsi semakin dipercaya  oleh para anggota yang sudah mencapai 60.000 orang.  (Irvan)

Share This:

You may also like...