Gandeng Taiwan, Pemkot Malang Kembangkan UKM ke Level Internasional

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang Tri Widyani Pangestuti (kiri) saat menyerahkan cenderamata-Foto: Humas Pemkot Malang

MALANG-–Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang Tri Widyani mengungkapkan, pihaknya menggandeng Taiwan dalam sebuah kerja sama mengembangkan sektor Usaha Kecil Menengah (UKM).

Rencana ini bagian dari program pemerintah pusat yang memasukkan Kota Malang dalam rangkaian “2019 Taiwan IDIA Spring Program for Southeast Asian Countries” pada 17 sampai 24 Maret.

“Produk UKM Kota Malang mendapatkan peluang pasar di Taiwan dan Asia Tenggara,” tutur Tri dalam keterangan resminya.

Area Park Cultural and Creative di Taichung-Taiwan bisa memberikan inspirasi bagi Kota Malang untuk mengimplementasikan berbagai fasilitas untuk para start-up dan pelaku usaha. Para pelaku UKM bisa didorong untuk naik kelas ke level internasional.

Pemkot Malang sedang membangun Malang Creative Centre (MCC) sebagai upaya pengembangan ekonomi kreatif. MCC ini direncanakan bekerja sama dengan Pemerintah Taiwan.

“Gedung Kreatif Center di Taichung sangat modern untuk sarana aktifitas UKM dan para start up. Selain itu  kami akan menstandarisasi produk-produk UKM dengan ketentuan di antaranya mencantumkan nutrition fact ” pungkas dia.

IDIA adalah Institute Diplomacy International Affair digagas Pemerintah Taiwan dengan peserta aparatur Pemerintah yang berasal dari negara-negara kawasan Asia Tenggara (South East Asia). Kegiatan ini membahas kerja sama perdagangan, perkembangan pembangunan, pendidikan, sosial dan ekonomi dengan negara di Asia Tenggara.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama 17-24 Maret 2019 tersebut, hadir langsung mewakili delegasi di samping, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel dan asisten eksekutif gubernur Jawa Timur, Kementerian Tenaga Kerja, Kelautan Perikanan, Perdagangan, bencana alam. Juga dua staf tim sekretariat kepresidenan dan 1 dari sekretariat DPR RI. Rombongan dipandu oleh Taiwan Economic and Trad Office (TETO) Surabaya.

 

 

Share This:

Next Post

Tarif Rp8.500, MRT Belum Tentu Membuat  Pemilik Mobil Beralih

Sen Mar 25 , 2019
JAKARTA—-Tarif Mass Rapid Transit (MRT) maupun Light Rail Transit (LRT) sudah ketok palu.  Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) DPRD DKI Jakarta menetapkan tarif MRT Rp8.500 dan LRT sebesar Rp5.000. “Kami putuskan harga tiket MRT senilai Rp8.500 dan LRT Rp5.000,” kata Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi setelah penetapan tarif itu di […]