Fransiscus De Fransu Tiga Dekade Majukan Kopdit

Dedikasi dan komitmen Fransiscus De Fransu atau biasa dipanggil Fransu dalam mengembangkan kopdit tidak perlu diragukan lagi. Lebih dari separuh usianya yang kini menginjak 53 tahun dihabiskan untuk mengembangkan kopdit di Nusa Tenggara Timur (NTT). Gebrakan demi gebrakan terus dilakukannya untuk menjadikan koperasi sebagai lokomotif penggerak perekonomian.

“Saat ini Puskopdit Swadaya Utama bersama primer-primer tengah melakukan spin off melalui pemberdayaan ekonomi terutama pengembangan produk-produk unggulan yang berbasis pada potensi local,” ujar Fransu.

Bapak dari tiga anak ini mulai aktif terlibat dalam gerakan kopdit  sejak 1990 diawali dengan menjadi Anggota KSP Kopdit Tuke Jung. Selanjutnya pada 1991, ia terpilih sebagai sekretaris Pengawas KSP Kopdit Tuke Jung. Karirnya terus menanjak dan sejak 13 Mei 2005, pria kelahiran Nelle, 3 November 1967 itu dipercaya sebagai Manajer Puskopdit Swadaya Utama NTT.

Jam terbangnya yang tinggi juga ditunjang dengan kompetensi perkoperasian yang dimilikinya karena telah mengikuti puluhan pelatihan baik di dalam negeri maupun luar negeri. Tercatat ia merupakan development educator (DE) Credit Union Asia.

Fransu menambahkan, untuk menyukseskan agenda spin off, Puskopdit dan primer-primer terus memperkuat jejaring dengan berbagai pihak terutama dengan pihak pemerintah. Arahnya adalah One Coop One Product dalam bingkai BELA BELI SIKKA.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *