Do It Best, Para Peritel Buktikan dengan Berkoperasi Jadi Terbaik

Dengan bekerja sama bisnis tidak saja menjadi besar tetapi bisa menjadi terbaik. Sebuah koperasi di Amerika Serikat bernama Do It Best, beranggotakan para pebisnis ritel yang menawarkan jasa perbaikan rumah, penjualan bahan bangunan, perkakas membuktikan bahwa dengan bekerja sama impian bisa tercapai.

Presiden dan CEO Dan Starr dalam laporan tahunan koperasi Do it Best, untuk tahun fiskal 2018 mengatakan sebagai pengurus  mereka mendorong anggota anggota koperasi dengan program dan peluang pertumbuhan yang membantu bisnis mereka ke depan.

Dalam laporan keuangannya,  Dan menyebut Do it Best meraup omzet sebesar  3,7 miliar dolar AS pada 2018. Jumlah ini meningkat dibandingkan omzet 2017 sebesar 3,2 juta dolar atau naik 14 persen.  Dengan demikian berarti dalam dua tahun terakhir kinerja keuangan koperasi  ini meningkat cukup signifikan, karena pada 2016 omzet berkisar 3,02 miliar dolar AS dan pada 2015 omzetnya 2,99 miliar dolar AS.

Pada 2018 ini Do It Best memberikan rabat sebesar 108,5 juta dolar. Jumlah potongan belanja ke anggotanya meningkat dibanding 2017 sebesar 105,1 juta dolar dan  sekitar 8 persen dari belasan tahun sebelumnya, yaitu rata-rata 100 juta dolar. Koperasi ini memiliki sekitar 3.800 anggota pedagang ritel dan 1.519 pegawai.

“Do it Best Corp. adalah satu-satunya distributor yang dimiliki anggota penuh layanan perangkat keras dan produk bahan bangunan di industri, melayani ribuan lokasi milik anggota di seluruh negeri dan di lebih dari 50 negara lainnya,” ujar Dan.

Sejarah Berdirinya Do It Best

Sejarah berdirinya Koperasi Do It Best dimulai  dari  pendrian Hadrware Wholesalers Inc (HWI) HWI oleh Arnold Gerberding pada 1945 di Fort Wayne, Indiana, dengan investasi dari 100 pemilik pebisnis ritel independen di Illinois, Indiana, Michigan, dan Ohio.  Anggota HWI mendapatkan harga yang lebih baik dari vendor dibandingkan ketika mereka membeli secara sendiri. 

Hasilnya,  WI berkembang, fasilitas gudang pertama dibuka pada  1948, dan HWI menambahkan sistem pengiriman truk pribadi pada1955. Ketika Gerberding pensiun pada  1967, HWI memiliki lebih dari 600 anggota dan penjualan sebesar 35 juta  dolar. 

Pimpinan HWI berikutnya Don Wolf membuka pusat distribusi pertama HWI di luar Fort Wayne di Cape Girardeau, Missouri,  kemudian berkembang menjadi delapan pusat yang berlokasi di AS serta lima kantor kayu regional.

Wolf meluncurkan konsep desain toko Do it Center®, yang bertujuan memodernisasi pengalaman belanja perangkat keras dengan warna dan papan nama yang lebih ramah konsumen.

Mike McClelland menggantikan Don Wolf sebagai presiden pada 1992. Selama masa jabatannya, koperasi berkembang secara internasional, terutama di Amerika Tengah dan Selatan dan Karibia. Pada 1998, HWI dikombinasikan dengan Our Own Hardware, sebuah koperasi regional berbasis di Minnesota.

Sebagai hasil dari merger, HWI mengubah namanya menjadi Do it Best Corp. Pada 2002, Bob Taylor, mantan anggota-pemilik toko di Virginia Beach, Virginia, mengambil alih sebagai presiden dan CEO dan telah memimpin perusahaan ke pasar-pasar baru. mendukung bisnis komersial / industri dan web saja hingga pensiun pada Januari 2016   Penggantinya adalah Dan Starr yang menjadi Presiden Koperasi saat ini.

Program Mendorong Kewirausahaan

Do it Best Corp  berkembang  menjadi satu-satunya koperasi perangkat keras, kayu dan bahan bangunan, serta industri perbaikan rumah, komprehensif dan terintegrasi. Koperasi ini mendorong anggotanya menjadi entrepreneur yang andal dengan programnya,

Di antaranya, pelatihan dan Pendidikan melalui  At CORE® (Sekolah Tinggi Pendidikan Ritel), para anggota mendapatkan tinjauan langsung dari setiap program Do it Best Corp. dan bagaimana menguntungkan toko mereka. Mulai dari membuat program periklanan mereka sendiri hingga melihat faktur secara daring (online).

Selain itu Do It Best menawarkan program e-commerce memungkinkan anggotanya  menjual lebih banyak produk ke lebih banyak pelanggan secara daring  hingga penyewaan peralatan yang dibutuhkan anggota untuk melayani pelanggannya, jasa memperluas toko, pelatihan dan pendidikan

Berkat program ini anggotanya tumbuh menjadi entrepreneur.  Bukan saja anggotanya, tetapi juga melakukan regerasi.  Misalnya, John Holmes, seorang pemilik  toko material, yang kini menjadi salah satu Dewan Direksi.  Dia bergabung dengan  usaha toko bernama Home Building Materials pada 1957 yang dimiliki oleh kakeknya, kemudian diteruskan ayahnya.

Kakek dan ayahnya memanfaatkan program dari  Do It Best dan bisnis keluarganya tumbuh dengan stabil.  Do it Best mengajarkan manajemen, membuat perencanaan bisnis lima tahun dan sepuluh tahun ke depan, hingga suksesi kepemimpinan. Caranya denagn mengintegrasikan calon penerus setahap demi setahap.

“Hal inilah yang saya terapkan pada Matthew anak saya, seperti diterapkan ayah dan kakek saya dulu, dimulai dengan melayani pelanggan di toko, menghasilkan penjualan dengan target, kemudian mengambil bagian dalam pengembangan bisnis,”ungkap John.

Anggota lainnya ialah suami isteri Todd dan Ritsa Kirschner berhasil mengembangkan bisnis toko material Trio Hardware yang mereka beli pada 2017  dengan menggunakan jasa Desain Toko Do Signature Best dari Do It Best. Keluarga Kirschners bekerja erat dengan tim desain dari awal.

Mereka mulai dengan mensurvei pelanggan mereka yang ada untuk mengetahui lini produk apa yang benar-benar mereka pedulikan, serta apa yang mereka  ingin melihat di toko baru. “Dengan survei kami menghindari investasi berlebihan pada produk baru yang justru membuat  pelanggan kami tidak tertarik, “kata Todd.

Dengan bantuan tim desain toko itu menambahkan 11.000 item ke rak mereka  dan meningkatkan bauran produk mereka sebesar 20%. Tim desain dapat menggunakan jasa arsitek dengan harga efesien. Pada hari pertama toko dengan desain baru dibuka mereka mendapat pelanggan dari 100 keluarga. 

Kini Trio Hardware dapat membantu sejumlah kegiatan amal, klub Pramuka hingga klub sepak bola untuk mengikat loyalitas pelanggannya (Irvan Sjafari).

Share This:

Next Post

TAFSIR DEMOKRASI EKONOMI

Sel Apr 30 , 2019
DALAM seminar nasional di Universitas Muhammadiyah Surakarta, 6 April 2019, salah satu panelis yaitu Dr. Revrisond Baswir menjelaskan bahwa ekonomi kerakyatan itu bukanlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), tapi demokrasi ekonomi, ekonomi yang dirasakan oleh rakyat banyak.  Kerakyatan yang dimaksud adalah kedaulatan ada di tangan rakyat. Atas dasar semangat inilah […]