Dirut LPDB-KUMKM Melantik SPI dan Kepala Bagian

Direktur LPDB-KUMKM membacakan sumpah pelantikan

JAKARTA—- Selasa(21/1) Jakarta, Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM), Braman Setyo melantik Kepala Satuan Pemeriksaan Intern (SPI) dan Kepala Bagian di lingkungan LPDB-KUMKM dengan harapan pelantikan ini menjadi momentum perubahan dan re-charge sebagai bekal tantangan di tahun 2020 juga dapat mewujudkan kualitas pelayanan yang handal, akuntabel, dan transparan. Pelantikan hari ini turut dihadiri Direksi, Dewan Pengawas LPDB-KUMKM, seluruh Kepala Divisi dan Kepala bagian LPDB-KUMKM serta para tamu undangan.

Para pemimpin baru LPDB-KUMKM tersebut adalah pionir untuk meningkatkan kerjasama tim, bekerja tangkas, cepat dan tepat, analitis, kreatif, dan inovatif agar mampu menghadapi era revolusi industri 4.0, Braman menambahkan ia berharap energi baru yang dilantik ini bisa meningkatkan kinerja LPDB-KUMKM.

Seluruh jajaran Direksi dan staf LPDB-KUMKM diharapkan proaktif terhadap pemenuhan kebutuhan para mitra juga calon mitra dan memberikan layanan terbaik, informatif, dan menjalin hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dan seimbang agar tercapainya visi dan misi dari LPDB KUMKM.

Adapun agar tercapainya target proses penyaluran dana yang ada dengan efektif akan diadakan peningkatan pelatihan untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berintegritas dan memiliki kompetensi yang tinggi, adanya reorganisasi agar dapat menjadi oranisasi yang handal dan modern, pengembangan terknologi informasi, mengelola keuangan yang optimal dengan basis teknologi.

“Kita ketahui bersama LPDB-KUMKM di tahun 2019 telah menorehkan sejarah dalam rangka merealisasikan penyaluran dana bergulir.” ujar Braman.

Dengan tercapainya nominal penyaluran dana  yang melebihi target total biaya yang ditetapkan dari Rp1,732 Triliun pada tahun 2019, Braman menyebutkan penyaluran dana LPDB-KUMKM tahun 2019 adalah yang terbaik dalam 5 tahun terakhir. Untuk tahun 2020, LPDB-KUMKM menargetkan dana sebesar Rp1,85 Triliun dapat tersalurkan dengan target penerima dana bergulir baik langsung maupun tidak langsung sebanyak 10.000.

Diharapkan oleh Braman melalui pembiayaan ini, mampu terwujud koperasi modern yang berorientasi ekspor dan bersubsitusi impor serta mampu mencetak enterpreuneur baru dan tercapainya UMKM yang naik kelas.

Share This:

Next Post

Kolaborasi UGM dan Sarihusada Dukung Produksi Susu Lokal

Rab Jan 22 , 2020
YOGYAKARTA-—Universitas Gajah Mada (UGM) da Sarihusada Danone berkolaborasi mendukung peternak lokal di Ygyakarta dan Jawa Tengah untuk meningkatkan produksi susu. Kerja sama ini menargetkan agar produksi susu lokal bisa diserap Industri dengan menekan angka kuman sampai dengan 1 juta cfu/ml. Staf Pengajar Fakultas Peternakan UGM Sigit Bintara dalam keterangan persnya, […]