Dimensi Praksis Pemasaran

Kebutuhan, keinginan, dan permintaan saling berhubungan. Dalam menjalankan kegiatan pemasaran, perusahaan dapat berpedoman pada salah satu dari falsafah:konsep produksi, produk, penjualan, pemasaran dan Societal Marketting Concept.

KONSEP pemasaran merupakan orientasi manajemen yang beranggapan bahwa tugas pokok perusahaan ialah menentukan kebutuhan, keinginan, dan penilaian dari pasar yang menjadi sasaran. untuk itu kegiatan perusahaan menyesuaikan sedemikian rupa agar dapat menyampaikan kepuasan yang diinginkan pasarnya secara lebih efisien dan efektif daripada saingan-saingannya.

Pada hakikatnya, konsep pemasaran adalah konsep yang berorientasikan pembeli, yang didukung oleh pemasaran yang terintegrasi. Tujuannya memberi kepuasan pembeli di samping sebagai alat untuk mencapai tujuan jangka panjang perusahaan.

Kebutuhan. Setiap manusia yang hidup pasti memiliki kebutuhan. Ada kebutuhan primer, sekunder, dan tersier, yang diurutkan dari kepentingan dan dari mana yang lebih mendesak. Hasrat yang harus dipenuhi untuk dapat hidup inilah yang disebut kebutuhan. Produk yang dapat memenuhi kebutuhan akan memberi sejumlah nilai sehingga dapat memuaskan konsumen (atau mungkin tidak).

Keinginan. Keinginan merupakan sesuatu yang lebih tinggi dari kebutuhan. Tanpa ada kebutuhan, tidak ada keinginan. Ketika suatu produk dapat memenuhi keinginan manusia, produk itu akan bernilai tinggi karena tingkat kepuasan yang dihasilkannya lebih tinggi daripada sekadar menjawab kebutuhan.

Permintaan. Terdapat 3 (tiga) poin penting yaitu jumlah produk yang diminta, tingkat harga, periode waktu. Permintaan dapat dikelompokkan berdasarkan daya beli dan jumlah konsumen. Berdasarkan daya beli terdiri dari 3 (tiga) macam, yaitu permintaan absolut, permintaan potensial, dan permintaan efektif. Berdasarkan jumlah peminta terdiri dari dua jenis yaitu permintaan individu dan permintaan kolektif atau pasar.

Dalam menjalankan kegiatan pemasaran, perusahaan dapat berpedoman pada salah satu dari falsafah atau konsep berikut:

Konsep Produksi. Ini salah satu konsep tertua dalam bisnis. Konsep produksi menyatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia di banyak tempat dan murah harganya. Manajer organisasi yang berorientasi produksi memusatkan perhatian pada usaha-usaha untuk mencapai efisiensi produksi yang tinggi dan distribusi yang luas.

Konsep Produk. Konsep yang berorientasi manajemen ini beranggapan bahwa para konsumen akan memberi tanggapan baik terhadap produk-produk bermutu yang dijual dengan harga layak.

Konsep Penjualan. Konsep yang juga berorientasi manajemen ini beranggapan bahwa para konsumen pada umumnya tidak akan membeli produk perusahaan dengan jumlah yang cukup banyak, kecuali mereka dipengaruhi dengan usaha promosi.

Konsep Pemasaran. Konsep ini merupakan orientasi manajemen yang beranggapan bahwa tugas pokok perusahaan ialah menentukan kebutuhan, keinginan, dan penilaian dari pasar yang menjadi sasaran, dan menyesuaikan kegiatan perusahaan sedemikian rupa agar dapat menyampaikan kepuasan yang diinginkan pasarnya secara lebih efisien dan efektif daripada saingan-saingannya.

Societal Marketting Concept. Konsep ini adalah orientasi manajemen yang diarahkan pada usaha menghasilkan kepuasan pembeli dan kenyamanan jangka panjang konsumen dan masyarakat. Konsep pemasaran keseluruhan (holistic marketing) mempertimbangkan semua hal yang terkait dengan pemasaran (terdiri dari internal, integrated, performance dan relationship marketing)‚óŹ(Nay)

Share This: