DESIREE SITOMPOEL Berburu Cangkir Hingga Mancanegara

Dari iseng, hobi bisa berkembang jadi bisnis menguntungkan. Itulah yang dialami Desiree Sitompoel. Hobi pertama yang dilakoninya sejak kecil adalah melukis. Akibat keisengan yang mengasyikkan itu, ‘korban’ nya adalah dinding rumahnya yang dipenuhi berbagai lukisan. Sebagian besar lukisannya malah disimpan dan dipajang dikantor suaminya, pengacara Hotma Sitompoel. Dari hobi melukis hingga koleksi cangkir mancanegara kini memberinya peluang bergerak di bidang jual beli barang antik. “saya memang kini sudah masuk ke kancah ‘jualan’, namun untuk lukisan tidak dijual karena sudah menjadi koleksi pribadi bapak,” ungkap perempuan Batak kelahiran 2 Nopember 1961 ini.

Desiree S

 

Sejak berhenti bekerja sepuluh tahun lalu, ibu kandung penyanyi Bams Samsons ini mengembangkan industri rumah tangga pembuatan tas dan bantal aneka ukuran. Produk-produk hand painted-nya itu diberinya inisial DS, sesuai namanya. Tidak sekadar hobi dan menjual, pemilik toko cangkir teh Mamitoko ini mempelajari ilmu tentang cangkir. Dari sejarah, cara merawat, hingga tips memilih cangkir. Dia juga bisa membedakan cangkir dari beragam merek dan produksi, merek Limoges dari Prancis, Royal Albert, Anshley, dan Royal Crown Derby dari Inggris, atau Noritake dari Jepang. Dari sana, terpikir olehnya menulis buku tentang cangkir. Hanya dalam waktu satu tahun, lahirlah buku berjudul Sophisteacation: An Anthology of Porcelain  Teacup Collecting, yang diluncurkan April lalu di London, Inggris, negeri dengan tradisi cangkir yang sudah berakar kuat.

Oktober ini, ibu empat anak yang sempat menimba ilmu di Willis Business College, Ottawa Kanada ini akan membawa bukunya ke Frankfurt untuk menjual copy right alias hak cipta. Dari sekadar hobbi, Desiree kini melanglang ke mancanegara.  Sukses ya.

Share This: