CREDIT AGRICOLE, BANK HIJAU KEBANGGAAN PETANI PERANCIS

Berangkat dari core business pertanian, Credit Agricole justru berjaya di lini bisnis keuangan. Inilah bank koperasi yang pernah bertengger di deretan teratas 300 Koperasi Dunia versi International Cooperative Alliance.

Société de Crédit Agricole  atau lebih populer dengan Credit Agricole sering pula disebut  “la banque verte” atau bank hijau lantaran hubungan historisnya dengan pertanian.  Credit Agricole merupakan jaringan bank koperasi dan bank bersama Perancis yang terdiri dari bank-bank lokal Crédit Agricole, 39 bank regional Crèdit Agricole dan lembaga pusat Crédit Agricole SA.

Pada tahun 1990, grup ini menjadi grup layanan perbankan internasional, terdaftar melalui Crédit Agricole S.A., perusahaan induk perantara, di pasar perdana Euronext Paris dan merupakan bagian dari indeks pasar saham CAC 40. Bank-bank lokal dari grup tersebut adalah pemilik saham bank-bank regional, selanjutnya bank-bank regional memiliki saham terbesar S.A. melalui sebuah perusahaan induk, dan kemudian S.A. memiliki sebagian anak perusahaan dari grup tersebut, seperti LCL, jaringan Italia dan unit CIB.

Sejarah bank korporasi dan invesrasi besar ini berawal pada akhir abad ke-19, khususnya pada saat diberlakukan Undang-Undang 1884 dengan menetapkan kebebasan asosiasi profesional, yang memberi kewenangan, antara lain, penciptaan serikat petani (farm union) dan yayasan (foundation) bank-bank lokal.   Cikal bakal bank ini berawal  pada tanggal 23 Februari 1885 di Salins-les-Bains, distrik Poligny, wilayah Jura dan merupakan  yang pertama di Perancis.

Pada tahun-tahun awal, bisnis dirancang khusus untuk pinjaman jangka pendek yang diberikan sebagai uang muka panen, agar para petani dapat hidup lebih nyaman.  Selanjutnya disusul dengan pinjaman jangka menengah dan jangka panjang, sehingga memungkinkan petani membeli peralatan dan ternak.

Kala itu perbankan masih menghadapi masalah keuangan cukup serius, tidak hanya sulitnya mendapatkan modal kerja,  jaminan pinjaman dari para petani kecil pun tidak memadai.

Pada tahun 1897 pemerintah menangani masalah ini dengan meminta Banque de France untuk menyediakan dana bagi Crédit Agricole dalam bentuk sumbangan sebesar 40 juta franc emas dan biaya tahunan sebesar 2 juta franc. Setahun kemudian, Undang-undang 1898 menyelesaikan masalah pinjaman. Sementara itu, UU 31 Maret 1899 membentuk sebuah komisi di Kementerian Pertanian untuk mendistribusikan uang muka pemerintah di antara bank-bank Regional, yang juga dibentuk pada saat itu. Badan-badan usaha koperasi ini mengumpulkan Bank-bank Lokal di daerah tangkapan (catchment area ) mereka dan bertindak sebagai lembaga kliring.

Akuisisi memungkinkan grup ini memperkuat kepemimpinannya di perbankan ritel Perancis, memperluas posisinya di korporasi dan perbankan investasi serta membangun jaringan cabang dan anak perusahaan internasional. Saat ini, Credit Agricole Group  merupakan bank nomor satu di Perancis menguasai 28% pasar dalam negeri, menjadikannya pemuncak nomor dua di dunia dari sisi pendapatan dan nomor sepuluh dari sisi keuntungan, versi majalah Fortune, dan nomor-15 di seluruh dunia menurut peringkat majalah Forbes

 

LEWATI MASA KRISIS 

Saat terjadi kemandegan dalam pasar pinjaman antar bank, pada bulan Januari 2008 Crédit Agricole terpaksa menjual saham lamanya di Suez seharga € 1,3 miliar  dan kemudian pada bulan Mei 2008 melakukan rights issue senilai € 5,9 miliar dimana semua Bank Regional menyepakati untuk memenuhi persyaratan peraturan Basel II. Crédit Agricole juga melakukan program pelepasan aset non-strategis senilai € 5 miliar

Di penghujung 2008, pemerintah memutuskan untuk memberikan pinjaman € 21 miliar ke enam bank terbesar Perancis dalam dua tahap, dengan tingkat bunga 8%, agar bank-bank tersebut dapat berperan dalam perekonomian. Crédit Agricole tidak ambil bagian dalam tahap kedua dan melunasi pinjaman pemerintah pada bulan Oktober 2009. Strategi keluar dari krisis yang dilakukan Crédit Agricole diterima baik oleh pasar, dengan harga saham mencapai lebih dari 40% selama tahun 2009.

Pada tahun 2012, Crédit Agricole melaporkan hasil negatif, menderita kerugian sekitar € 3 miliar pada kuartal ketiga. Cabang Yunani Emporiki dipisahkan dari bagian-bagian kekayaannya yang menguntungkan di Albania, Bulgaria dan Rumania yang diintegrasikan ke dalam grup Crédit Agricole. Total investasi ke Emporiki sekitar € 9 miliar. Bagian yang tersisa di Yunani dijual ke Alpha Bank senilai € 1. Crédit Agricole juga menarik seluruhnya saham dari bank Bank-bank di Spanyol, sehingga menderita kerugian sebesar € 193 juta, dan melakukan pengurangan besar-besaran senilai € 600 juta untuk kredit konsumen, terutama karena kesulitan yang diderita di Italia. Selanjutnya, Crédit Agricole terpaksa melakukan pengurangan goodwill di neracanya, dimana pada September 2012 mencapai €17,7 miliar, jauh dari nilai sebenarnya.  Pada awal Februari 2013, bank tersebut mengumumkan bahwa mereka akan membukukan € 3,8 miliar dalam bentuk writedown dan biaya – jumlah yang tercatat menurut media

Pada bulan Maret 2014, Crédit Agricole Group meluncurkan rencana strategis jangka menengah, yang menekankan perbankan ritel, asuransi dan tabungan. Secara internasional, grup ini memutuskan untuk fokus kembali pada pasar inti mereka, dimulai dengan Italia, pasar terbesar kedua grup ini.

Crédit Agricole Group menjual anak perusahaannya ke Corporate Commercial Bank seharga € 160 juta. Pada tanggal 22 April 2014, Crédit Agricole SA, Crédit Agricole Nord dan Crédit Agricole Nord-Est mengumumkan bahwa mereka akan menjual 50% saham mereka di Crelan SA, sebuah bank Belgia yang dibentuk dari penggabungan Crédit Agricole Belgique dan Centea, ke koperasi-koperasi Caisses pada bulan Juni 2015

Pada tahun 2017, grup dengan karyawan sebanyak 70.830 orang ini membeli 3 bank kecil Italia.

TATA KELOLA PERUSAHAAN

Crédit Agricole memiliki struktur tiga jenjang yang terdiri dari Bank Lokal, Bank Regional (serta cabang dan investasi ekuitasnya) dan Crédit Agricole S.A. (berikut anak perusahaannya). Bank Lokal dan Regional adalah perusahaan-perusahaan berbentuk koperasi. Crédit Agricole S.A. adalah société anonyme dan merupakan salah satu perusahaan koperasi terkemuka di dunia.

Saat ini terdapat sebanyak 2.509 Bank Lokal yang membentuk yayasan Crédit Agricole. Mereka terdiri dari 7,4 juta pemegang saham (data 2013), yang merupakan klien dan pemilik modal saham , sesuai dengan prinsip tata kelola koperasi.

Bank-bank Lokal tersebut adalah pemilik sebagian besar modal Bank Regional. Pada rapat umum tahunan Bank Lokal yang dihadiri sekitar 500.000 peserta setiap tahunnya, para pemegang saham menunjuk lebih dari 32.000 direktur relawan.

Sedangkan Crédit Agricole Regional Banks adalah badan usaha berbentuk koperasi dan statusnya sepenuhnya adalah bank yang  menawarkan berbagai macam produk dan layanan keuangan kepada 20 juta klien mereka (data 2008). Mereka memiliki jaringan terdiri dari 7.200 cabang dan 12.000 ATM, ditambah lebih dari 7.000 tempat layanan tunai di dalam toko, yang menyediakan layanan perbankan dasar bagi pelanggan Crédit Agricole. Beberapa Bank Regional melakukan merger untuk meningkatkan kekuatan dan daya saing keuangan mereka, sehingga jumlah bank menciut dari 94 menjadi 39 antara tahun 1988 dan 2008.

Untuk mencegah pelanggan yang terkena dampak kejadian pribadi, seperti kematian atau pengangguran, dikecualikan dari layanan perbankan, sebanyak 30 Bank Regional telah mendirikan pusat-pusat layanan Point Passerelle, yang bersedia mendengarkan keluhan, memberikan mediasi dan dukungan terhadap pelanggan yang mencari bantuan untuk keluar dari situasi sulit. Caisse Régionale du Nord-Est pertama kali memperkenalkan sistem ini pada tahun 1997.

Melalui sebuah asosiasi yang dibentuk untuk mempromosikan pekerjaan bagi penyandang disabilitas di lingkungan Crédit Agricole (HECA), Bank Regional Agricole Crèdit mencurahkan sumber daya untuk perekrutan, integrasi dan pekerjaan berkelanjutan bagi pekerja penyandang disabilitas. Langkah-langkah dilakukan meliputi modifikasi tempat kerja, fasilitas transportasi dan pelatihan. Karena kurangnya pelatihan menyulitkan para penyandang disabilitas untuk mendapatkan pekerjaan, Crédit Agricole telah menyiapkan program pelatihan kerja / studi agar mereka yang memiliki ijazah SMA mendapatkan kualifikasi yang lebih tinggi. Tujuannya adalah merekrut lebih dari 800 orang penyandang disabilitas antara tahun 2006 s/d akhir 2010, dan pada akhir tahun 2009, lebih dari 360 kontrak permanen dan 670 kontrak kerja / studi telah ditandatangani. Mantan runner-up Miss Prancis, Sophie Vouzelaud, yang tuna rungu sejak lahir, ditunjuk sebagai duta resmi HECA.

Promosikan model koperasi

Bank-bank Regional membantu mempromosikan model koperasi secara lokal melalui berbagai inisiatif, seperti rangkaian konferensi Perspektif Mutualistes (Pau tahun 2006, Angers tahun 2007, Reims tahun 2008, Orléans ahun 2009), dan dengan menerbitkan kartu bank khusus untuk para pemegang saham.

Pada tahun 1988, Caisse Nationale de Crédit Agricole diprivatisasi, menjadi Crédit Agricole S.A., perusahaan publik yang dimiliki oleh Bank-bank Regional dan karyawan grup tersebut. Pada tahun 2001, Crédit Agricole S.A. melayang di pasar saham, meskipun Bank-bank Regional (44 pada saat itu) mempertahankan saham mayoritas, sebagaimana ditetapkan akta pendirian grup tersebut.

Bank-bank Regional memiliki 54% saham Crédit Agricole S.A., yang pada gilirannya memegang 25% modalnya dalam bentuk sekuritas koperasi non-voting (certificats coopératifs d’associés). (Irsyad Muchtar; dari berbagai sumber)

 

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *