COOP AMONG COOP

KERJA SAMA antar koperasi dengan segmen usaha berbeda ternyata tidak sesulit dibayangkan. Hal itu ditunjukkan KSP Sejahtrera Bersama (SB) Bogor dan Koperasi Konsumen BMI Tangerang.  Keduanya sepakat mendirikan usaha retail bersama dengan label Warung BMI. “Kami sebagai supplier, konsultan, pelatihan dan sistem sedangkan Kopmen BMI sediakan tempat dan modal untuk isi barang dagangan,” kata  Ketua Pengawas KSP SB Iwan Setiawan, Jumat (10/5/19) di sela peresmian kolaborasi toko retail perdana Warung BMI di Paku Haji, Tangerang, Banten. Kerja sama kedua koperasi anggota Forum Komunikasi Koperasi Besar Indonesia (Forkom KBI) itu menepis anggapan bahwa para pelaku koperasi besar enggan bekerjasama dengan koperasi besar lainnya. Presdir Kopmen BMI Kamaruddin menambahkan kehadiran Warung BMI diharapkan bakal memperbaiki citra koperasi yang makin baik di tengah masyarakat. Ada dua jenis penjualan di Warung BMI, yaitu grosir dan retail. “Yang grosir khusus untuk anggota koperasi. Kalau belum jadi anggota harus daftar dulu. Sedangkan toko retail boleh untuk umum yang kebetulan lewat. Tapi jika warga sekitar dan di daerahnya ada warung milik anggota kami, maka dia harus belanja di warung tersebut sehingga kehadiran Warung BMI tidak mematikan warung-warung yang sudah jadi anggota,” ujarnya.  (Irm)

Share This:

You may also like...